DCML Cilampunghilir Fokus Kembangkan Unit Usaha Distributor Beras Lokal

Editor: Koko Triarko

Manajer Umum Koperasi Amanah Galunggung Mandiri, Yana Chaeru Taufik Ismail, dijumpai Cendana News, Selasa (31/8/2021) - Foto: Jatmika H Kusmargana

TASIKMALAYA – Koperasi Amanah Galunggung Mandiri yang merupakan koperasi binaan Yayasan Damandiri, tahun ini fokus mengembangkan sub unit usaha penyalur/distributor beras berkualitas di wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat.

Sub unit usaha koperasi yang berada di Desa Cilampunghilir, Padakembang, Tasikmalaya, Jawa Barat ini dilakukan dengan menyerap gabah petani, untuk kemudian diolah menjadi beras dan dijual langsung ke konsumen.

Selain dijual untuk kebutuhan masyarakat maupun warung-warung sekitar, beras produksi Koperasi Amanah Galunggung Mandiri ini secara bertahap juga mulai disalurkan ke sejumlah pondok pesantren, maupun rumah sakit yang ada di wilayah sekitar.

“Target kita tahun 2022 ini koperasi bisa memasok kebutuhan beras, setidaknya 10 pesantren serta beberapa rumah sakit,” kata Manajer Umum Koperasi Amanah Galunggung Mandiri, Yana Chaeru Taufik Ismail, belum lama ini.

Pihaknya sengaja membidik pondok pesantren dan rumah sakit, karena potensi kebutuhan beras di dua lembaga ini cukup besar. Bisa mencapai 1-2 ton per minggu.

Yana mengatakan, sampai saat ini pihaknya telah bekerjasama dengan dua pondok pesantren di wilayah Tasikmalaya dalam hal penyaluran beras.

Meski masih dalam jumlah kecil, setiap pondok pesantren tersebut rutin mengambil sedikitnya dua kuintal beras dari koperasi per satu-dua minggu sekali.

“Selain itu kita juga sedang menjajaki kerja sama dengan beberapa pondok pesantren lain. Termasuk dengan salah satu rumah sakit,” katanya.

Untuk rumah sakit, pihaknya selama ini sudah rutin memasok beras, meski masih sebatas ke sejumlah pegawai rumah sakit tersebut secara individu.

Desa Cilampunghilir di Padakembang, merupakan salah satu desa binaan Yayasan Damandiri, melalui program Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML).

Lewat Koperasi Amanah Galunggung Mandiri, Yayasan Damandiri fokus melakukan upaya pemberdayaan masyarakat melalui program DCML.

Di samping aktif memberikan akses pinjaman modal usaha melalui unit Modal Kita, Koperasi Amanah Galunggung Mandiri juga aktif melakukan pemberdayaan ekonomi melalui unit Warung Kita.

Selain menyediakan berbagai kebutuhan pokok bagi para pelaku usaha kecil anggota koperasi, sejak 2020 Unit usaha Warung Kita juga aktif memberdayakan para petani.

Pemberdayaan bagi petani ini dilakukan dengan menyerap gabah hasil panen mereka, untuk kemudian diolah menjadi beras dan dijual langsung ke konsumen.

Berkat program ini, para petani yang awalnya hanya menjual gabah mereka ke sejumlah tengkulak dengan harga rendah, kini bisa menjual gabah hasil panen dengan harga jauh lebih tinggi. Sehingga secara otomatis pendapatan mereka menjadi meningkat.

Sejauh ini, Koperasi Amanah Galunggung Mandiri, mampu menyerap sedikitnya 4 ton gabah petani setiap bulannya.

Gabah tersebut kemudian diolah menjadi beras dan disalurkan oleh koperasi langsung ke konsumen.

Tercatat paling tidak ada 260 warga, baik itu pedagang kecil maupun individu, yang rutin menyerap beras hasil produksi Koperasi Amanah Galunggung Mandiri.

Lihat juga...