Tiga Polres di Banten Diminta Percepat Program ‘Keroyok Vaksinasi’

PANDEGLANG – Kepala Kepolisian Daerah Banten, Irjen Rudy Heriyanto, meminta tiga polres di wilayahnya dapat mempercepat “program keroyok vaksinasi”, terutama warga usia lanjut atau lansia.

“Kami mencatat hingga kini ketiga polres itu cakupan realisasi vaksinasi masih rendah, ” kata Kapolda Banten dalam rilisnya yang diterima, Sabtu (27/11/2021).

Ketiga Polres yang cakupan vaksinasinya rendah itu antara lain Kabupaten Pandeglang, Lebak dan Serang.

Kepolisian Daerah Banten mendorong agar ketiga Polres tersebut dapat mengerahkan kekuatan sumber daya yang ada, untuk memfokuskan pada “Program keroyok vaksinasi”, terutama warga lansia.

Dosis vaksin dan tenaga vaksinator dari Polresta Tangerang, Serang Kota dan Polres Cilegon, dialihkan ke wilayah Pandeglang, Lebak dan Serang, sehingga ketiga kabupaten tersebut diharapkan tercapai 70 persen vaksinasi menjelang Natal dan Tahun Baru 2020.

Program keroyok vaksinasi hari ini bertempat di Kantor Kecamatan Panimbang, Pandeglang, dihadiri Kapolres Pandeglang, AKBP Belny Warlansyah, Dandim 0601 Pandeglang, Letkol Dedi Setiadi, Kajari Pandeglang, Suwarno dan Pejabat Utama (PJU) Polda Banten.

Pelaksanaan program keroyok vaksinasi di Kantor Kecamatan Panimbang, guna mendukung percepatan vaksinasi menjelang Natal dan Tahun Baru 2022.

“Kami mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan program keroyok vaksinasi di Panimbang, yang dilakukan serentak di seluruh Polda di Indonesia untuk percepatan vaksinasi terutama terhadap warga lansia, ” ujarnya.

Ia mengatakan, mereka para peserta vaksinasi program keroyok vaksinasi adalah masyarakat setempat, terutama lansia dengan jumlah sebanyak 1.000 vaksin dosis pertama.

Kegiatan tersebut juga melibatkan 15 tim vaksinator dari Polda Banten dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang.

“Kami mengapresiasi antusias masyarakat untuk menjalani vaksinasi, meskipun cuaca hujan,tetapi mereka tidak menyurutkan, guna mendukung program pemerintah, masyarakat,” katanya menambahkan.

Kapolda Banten menyebutkan, dengan dilaksanakannya program keroyok vaksinasi ini dapat mencegah peningkatan jumlah kasus Covid-19.

Selain itu juga dapat mereduksi fatalitas dampak Covid-29 bagi kesehatan warga lansia jelang Natal dan Tahun Baru 2022. “Kami berharap melalui keroyok vaksinasi ini tidak terjadi peningkatan kasus Covid-19,” tegas Rudy. (Ant)

Lihat juga...