Nikmatnya Ikan Sungai Serayu Dipadu Sambal Super Pedas
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
BANYUMAS — Bagi pecinta kuliner serba ikan, tentu tak akan melewatkan untuk menikmati ikan-ikan Sungai Serayu yang mengalir di wilayah Banyumas dan kabupaten sekitarnya. Ikan khas Sungai Serayu ini yang sangat digemari adalah ikan boso dan lembutan.

Beberapa warung makan di sepanjang Sungai Serayu mulai dari Kecamatan Kalibagor hingga Patikraja, menyajikan dua jenis hidangan ikan tersebut, dengan dilengkapi sambal super pedas yang membuat keringat keluar saat makan.
“Kalau mau makan ikan yang enak ya di sini, ikan lembutannya digoreng kering dan ada juga ikan boso yang hanya ada di Sungai Serayu,” kata salah satu warga Kota Purwokerto, Robi Sofyan Amin.
Sungai Serayu memang menyimpan berbagai macam jenis ikan. Banyak warga sekitar sungai yang menjadikan sungai tersebut sebagai mata pencaharian, mereka mencari ikan dan menjualnya ke warung-warung makan di sepanjang sungai. Ikan boso dan lembutan menjadi favorit kuliner yang selalu tersedia di warung-warung makan tersebut.
Terlebih hidangan juga dilengkapi dengan sambal super pedas serta beberapa jenis oseng sayur, seperti oseng welok, kacang panjang ataupun gendot, sesuai dengan permintaan konsumen.
“Tidak hanya ikannya yang nikmat, tetapi oseng sayurnya juga lezat, meskipun oseng sederhana tanpa campuran daging ataupun lainnya, tetapi enak dan rasanya menggigit,” tutur Robi.
Salah satu pemilik warung makan di Kecamatan Banyumas, Wuri Handayani mengatakan, selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, warung makannya terbilang sepi pengunjung. Sehingga saat ini ia hanya memasang sekitar 60 kilogram ikan dalam satu hari. Itupun terdiri dari tiga jenis ikan, yaitu ikan mujair, ikan boso dan lembutan.
Padahal sebelum PPKM, warung makan yang terletak di tepi jalan tersebut bisa menghabiskan 120 kilogram lebih ikan dalam satu hari. Jenis ikan yang disajikan juga lebih beragam, karena dilengkapi ikan gurameh, lele dan lainnya.
“Sekarang tidak berani jualan banyak-banyak, karena sepi. Pelanggan yang datang hanya dari Banyumas dan Cilacap saja, itupun tidak selalu ada. Karena sebagian besar pelanggan dari luar kota terhenti karena PPKM tersebut,” kata Wuri.
Untuk penjualan semua jenis ikan, Wuri mematok dengan harga per kilogram. Untuk ikan mujahir dijual dengan harga Rp100.000 per kilogram, ikan lembutan Rp140.000 per kilogram dan ikan boso seharga Rp100.000 per kilogram. Pembeli bisa makan ataupun membeli untuk dibawa pulang.
“Jadi semua ikan di kilo dulu sebelum dihidangkan, untuk yang makan di sini, begitu pula untuk yang dibawa pulang. Yang paling banyak laku setiap hari ikan boso dan lembutan,” ucapnya.