Nasi Jaha Khas Sulut, Enak Dinikmati dalam Berbagai Suasana

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BEKASI — Untuk menikmati kuliner tanah air, saat ini tentu tak perlu jauh pergi ke daerah asalnya. Terutama di Kota Bekasi, Jawa Barat, yang penduduknya berasal dari berbagai wilayah, hampir semua makanan khas ada di sini.

Olivia Maukar, warga Jatikramat saat menunjukkan nasi Jaha khas Manado, Sabtu (7/8/2021). Foto: Muhammad Amin

Salah satunya seperti Nasi Jaha khas Indonesia Timur. Lebih dikenal berasal dari wilayah Manado, Sulawesi Utara. Kudapan satu ini mirip dengan lemang dari Sumatera Utara, tapi tentu rasa beda, nasi Jaha lebih dominan rasa jahenya dan lebih pulen dan enak dinikmati dalam suasana apapun.

“Jaha ini, istilah dari Jahe, nasi Jaha bahan dasarnya ketan, beras putih, jahe, santan, adun jeruk, daun pandan, serai,” papar Olivia Maukar, warga Kodau Jatikramat, kepada Cendana News, Sabtu (7/8/2021).

Untuk proses masak nasi Jaha, juga menggunakan bilah bambu mirip dengan lemang saat proses pembakaran. Tapi bedanya hanya pada rasa.

Menurutnya proses pembuatan nasi Jaha, memerlukan waktu lumayan lama. Karena harus diproses dari awal seperti racikan bumbu dan santan dicampur dengan beras ketan. Kemudian harus menyiapkan bambu buluh tentu yang muda agar tidak gosong yang dilapisi daun pisang muda.

“Harus fokus, karena meracik daun pisang muda dengan dimasukkan ke dalam bambu membutuhkan keahlian sendiri, agar tidak patah dan pas saat proses pembakaran setelah adonan beras ketan dimasukkan ke dalam ruas bambu muda. Tapi harus pas antara ukuran air dengan adonan beras ketan,” jelasnya mengatakan pengerjaan sebenarnya tidak jauh berbeda dengan lemang, membutuhkan sekira dua jam.

Begitupun ketika proses pembakaran diatas bara api ukuran sedang, bilah bambu tetap harus dijaga seperti diputar agar merata. Selain itu untuk menjaga agar bilah bambu tersebut tidak hangus di bakar bara api. Tentu agar menghasilkan nasi Jaha yang lezat dan gurih karena matangnya merata dan tidak gosong.

“Nasi Jaha di Kota Bekasi bisa dipesan online, harganya kisaran Rp70 ribuan hingga Rp100 ribu untuk ukuran satu bilah dengan panjang 50-an centimeter,” ujar Olivia Maukar.

Jhoni mengaku, menyukai nasi Jaha karena di Ambon dulu kerap menikmatinya. Saat cuaca dingin seperti saat ini, nasi Jaha bisa menghangatkan saat disantap bersama keluarga. Makannya pun bisa sambil menikmati secangkir teh.

“Biasanya bisa di coco saus pedas untuk menambah rasanya. Tapi nasi Jaha bisa dimakan langsung sambil menikmati secangkir kopi saat sarapan atau saat malam bersama keluarga,” jelasnya.

Lihat juga...