Balai Besar Vokasional Inten Soeweno Bogor Ditarget Merakit 50 Sepeda Motor Khusus Disabilitas

Para penyandang disabilitas yang melakukan perakitan sepeda motor khusus di Balai Besar Vokasional Inten Soeweno, Cibinong, Bogor - foto Ant
CIBINONG –  Balai Besar Vokasional Inten Soeweno, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, yang kini juga menjadi tempat perakitan sepeda motor khusus bagi penyandang disabilitas, ditargetkan bisa merakit sepeda motor khusus 50 unit di tahun pertama beroperasi.

Kepala Balai Besar Vokasional Inten Soeweno, Mokhamad O Royani menyebut, program perakitan sepeda motor yang juga melibatkan penyandang disabilitas itu, telah diluncurkan sejak hampir dua bulan lalu. “Kita ditargetkan 50 unit untuk tahun pertama. Sekarang kita sedang menyelesaikan 18 unit, nanti kami akan merakit 32 unit lagi, tetapi di balai-balai yang lain, di Sumatera, di NTT, Sulawesi, Bali, dan Jawa Timur,” terang Royani, saat menerima Menteri Sosial, Tri Rismaharini, Sabtu (12/6/2021).

Kini, khusus di Balai Besar Vokasional Inten Soeweno, terdapat sembilan penyandang disabilitas yang ditugaskan untuk merakit sepeda motor. Mereka merupakan mantan penerima manfaat pelatihan dari balai tersebut. Harga dari motor yang dirakit tersebut berkisar Rp30 juta hingga Rp60 juta per unit.

Sepeda motor yang dirakit, masing-masing dilengkapi peralatan sesuai fungsi untuk usaha para penyandang disabilitas, seperti untuk usaha menjahit, cuci steam kendaraan, warung kelontong, warung sayur, hingga warung kopi.

Royani mengatakan, ia kerap dibanjiri permohonan bantuan sepeda motor dari para penyandang disabilitas. Tetapi, ia memberlakukan sejumlah penilaian sebelum memenuhi permintaan, agar bisa diterima kepada mereka yang benar-benar berhak menerimanya. “Kami buat penilaian, artinya kalau mereka meminta bantuan sepeda motor dia harus bisa mengendalikan sepeda motor, jadi mohon dibedakan, ini bukan syarat tapi kriteria,” kata Royani. (Ant)

Lihat juga...