Inilah Keuntungan Sistem Kandang Koloni Ternak Domba

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

YOGYAKARTA – Penerapan sistem kandang koloni dalam proses  ternak domba atau kambing dinilai lebih menguntungkan dibanding penerapaan sistem kandang terpisah.

Selain lebih irit biaya saat proses pembuatan kandang, sistem ini juga dinilai lebih memudahkan peternak dalam hal perawatan maupun proses perkawinan ternak itu sendiri.

Tak heran banyak peternak kambing atau domba lebih memilih sistem kandang koloni. Seperti diterapkan peternak domba asal Dusun Punden, Blambangan, Jogotirto, Berbah, Sleman, Yogyakarta, Bambang Priyono.

Peternak domba asal Dusun Punden, Blambangan, Jogotirto, Berbah, Sleman, Yogyakarta, Bambang Priyono, Senin (17/5/2021) – Foto: Jatmika H Kusmargana

Ditemui Cendana News, Bambang mengaku, memanfaatkan kandang ternak berukuran 2×6 meter persegi di lahan miliknya. Kandang yang dibuat sistem panggung tersebut ia gunakan untuk memelihara sebanyak 20 indukan domba jenis lokal maupun garut.

“Sebenarnya kandang koloni ukuran ini bisa digunakan untuk menampung domba maksimal hingga sebanyak 25 ekor. Namun saat ini saya baru memanfaatkannya untuk sebanyak 20 ekor saja,” ungkapnya, Senin (17/5/2021).

Kelebihan kandang koloni menurut Bambang, pertama adalah proses pembuatannya yang praktis serta lebih irit biaya. Pasalnya peternak membutuhkan lahan maupun bahan baku yang lebih minim jika dibandingkan menggunakan kandang terpisah.

“Kedua saat proses perkawinan, peternak juga tidak perlu mengeluarkan domba indukan. Tinggal dibiarkan saja di dalam kandang koloni, maka secara naluri domba jantan dan betina akan kawin dengan sendirinya,” ungkapnya.

Agar proses perkawinan indukan berjalan lancar, Bambang mengaku memasukkan satu ekor domba pejantan ke dalam kandang koloni. Namun domba pejantan tersebut tidak dibiarkan dilepas, dengan cara ditali pada salah satu sisi area kandang.

“Yang dilepaskan hanya domba betina. Sementara domba jantan diikat agar tidak mengganggu domba lain. Sebagai cadangan saya juga siapkan satu ekor domba pejantan lain, untuk jaga-jaga jika pejantan utama tidak dalam kondisi fit,” ungkapnya.

Kelebihan ketiga sistem kandang koloni dalam ternak domba menurut Bambang adalah proses perawatan dan pemeliharaan yang lebih mudah. Baik itu saat pemberian pakan ataupun pembersihan kotoran.

“Kalau sistem koloni seperti ini kita tinggal memberikan pakan pada satu lokasi kandang saja. Sehingga hemat waktu. Selain itu pembersihan kotoran juga lebih enak karena kotoran menumpuk di satu lokasi,” pungkasnya.

Lihat juga...