‘Gerakan Membeli dari Tetangga’ Wujudkan Ketahanan Ekonomi

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – PKK RW 032 Kelurahan Bojong, Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, berhasil mewujudkan program ketahanan ekonomi melalui program Gerakan Membeli Dari Tetangga (GMDT).

Program tersebut sebenarnya sudah lama didengungkan, PKK RW 032 Rawalumbu pun terus melakukan pembinaan dan sosialisasi dengan merangkul langsung beberapa pelaku usaha di wilayahnya. Begitu pun masyarakat terus mendapatkan sosialisasi keuntungan dan kelebihan lainnya.

“Kami mencoba menginisiasi program GMDT tersebut untuk mewujudkan kekuatan dan ketahanan ekonomi keluarga yang tangguh, khusus di RW 032,” ungkap Yayah Nahdiyah, Ketua PKK RW 032, kepada Cendana News, Selasa (9/3/2021).

Dikatakan, program tersebut sudah berjalan sejak akhir tahun lalu. Melihat situasi pandemi Covid-19 dan pembatasan sosial yang diberlakukan oleh pemerintah, membuat masyarakat harus bisa membatasi dalam segi mobilitas. Salah satunya adalah dalam sektor perbelanjaan.

Menurut Yayah, program GMDT langsung mendapat sambutan positif warga di lingkungan RW 032. Apalagi dari mereka yang memiliki usaha dengan memberi beberapa program khusus.

“Tentu ini berkat kebersamaan tim PKK dan warga. Kami terus melakukan edukasi, pentingnya belanja dari tetangga baik kepada warga atau pelaku usaha. Sehingga semua mendapatkan pemahaman yang sama, agar terus maju dan berkembang,” tutur Yayah.

Lebih lanjut disampaikan, GMDT saat ini mengakomodir 76 pelaku usaha rumah tangga tingkat RW 032 yang terdiri dari 7 RT, atau dihuni sekitar 1.200 jiwa.

“Pelaku usaha yang diakomodir terdiri dari 11 katagori yaitu kuliner makanan, cemilan, minuman, bahan baku mentah, jasa, fashion, sayur, buah,  kebutuhan rumah tangga, merchandise dan home industry, hingga frozen food,” tutur ibu yang juga Ketua Bidang Kemasyarakatan TWUP4 Kota Bekasi ini.

Melalui GMDT tandasnya, disamping pembinaan dilakukan, pengurus juga membuat brosur seperti katalog aneka produk yang bisa dibeli dari tetangga. Perputaran uang pada tingkat RW, menurut Yayah, menunjukkan angka yang cukup membanggakan.

“Mereka antara penjual dan pembeli saling membutuhkan dan bertransaksi khususnya sesama warga RW dan sekitarnya. Ada motto di antara kalangan pelaku usaha dan warga.

“Kalau ada di tetangga, kenapa harus beli ke tempat lain? Anda berminat tinggal pesan melalui telepon atau grup whatsaap GMDT pengurus PKK.” promo Yayah.

PK 032 akan terus mengawasi pergerakan ekonomi keluarga melalui grup whatsaap dan pertemuan terbatas di tengah suasana pandemi Covid-19. Pengurus PKK berharap program GMDT dapat terwujud sebagai media bisnis ala PKK RW yang sehat dan higienis serta mutunya terjaga.

Ketua RW 032, Syamsir Bastian, menambahkan, banyak kelebihan dari progran GMDT di lingkungannya. Selain semua produk dipesan antar-gratis, juga saling bertukar informasi dan tentunya ajang silaturahmi antar-warga yang membeli dan penjual.

Ketua RW 032 Syamsir (baju merah) saat memberi motivasi PKK 032, ia juga mengaku ikut sosialisasikan GMDT di lingkungan sekitar, Selasa (9/3/2021) – Foto: Muhammad Amin

“Alhamdulillah program GMDT di lingkungan RW 032 sudah berjalan tiga bulan. Responsnya cukup positif dari lingkungan dan memberi manfaat bagi semua,” ujar Syamsir.

Lihat juga...