Daun Ketapang Diyakini Bermanfaat untuk Budidaya Ikan Cupang
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
JAKARTA — Dalam budidaya ikan cupang, memasukkan daun ketapang atau daun almond India pada akuarium diyakini dapat memberikan manfaat bagi kesehatan ikan tersebut.
Daun ini sebagai pengobatan homeopati untuk berbagai penyakit yang dimiliki ikan cupang, dan juga dapat menurunkan pH (power of hydrogen) atau derajat keasaman air dalam akuarium.
“Daun ketapang memiliki efek anti bakteri dan jamur, membuat ikan cupang terhindar dari penyakit. Daun ini juga menghasilkan zat organik yang dapat menurunkan pH air dan menyerap zat kimia dalam air akuarium,” ungkap Dadang Suherman, pembudidaya ikan cupang kepada Cendana News ditemui di kiosnya di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (8/3/2021).
Dikatakan dia, ikan cupang sulit berkembang biak di air yang memiliki pH 3, sedangkan akuarium rata-rata memiliki ukuran pH 6,5 dan 8. Ikan cupang tidak pernah merasa nyaman ketika kondisi air dalam akuarium tidak gelap atau kecoklatan.
Dengan menggunakan daun ketapang, dapat menurunkan sekitar 5 pH dan membuat air lebih gelap. Sehingga kondisi ini dapat membantu ikan cupang berkembang biak dengan baik.
Daun ketapang yang telah mengering saat dimasukkan ke dalam air secara perlahan akan membusuk yang menyebabkan warna air berubah kecoklatan.
Perubahan warna air ini melepaskan zat asam bernama tanin, yang secara bertahap menurunkan pH air dan memiliki sifat anti bakteri.
“Tanin dapat meningkatkan sistem kekebalan ikan cupang dan menurunkan stres. Perubahan warna air jadi kecoklatan membuat ikan cupang merasa dalam habitatnya, menjadi lebih tahan terhadap penyakit, sirip dan sisiknya lebih kuat dan sehat,” tukasnya.
Adapun manfaat lainnya, sebut Dadang, daun ketapang yang sudah terurai dan diselimuti oleh biofilm, dapat menjadi sumber makanan bagi ikan cupang.
Daun ketapang juga berfungsi sebagai tempat perlindungan telur dari predator. “Ikan cupang membangun sarang telur di atas daun ketapang yang mengapung dipermukaan air,” ujarnya.
Selain itu, tambah dia, daun ketapang juga dapat mencerahkan warna tubuh ikan cupang. Sehingga tidak heran banyak penghobi lebih banyak memanfaatkan daun ketapang daripada bahan kimia untuk mempercantik ikannya.
Menurutnya, daun ketapang berasal dari pohon Terminalia Catappa atau lebih dikenal sebagai almond India. Pohon ini tumbuh subur pada wilayah tropis seperti Asia, Australia, dan Afrika.
Pohon ini mudah tumbuh dan beradaptasi dengan lingkungan. Sedangkan di Indonesia, pohon ketapang ini tumbuh subur di tepi pantai, dan sangat populer di kalangan penghobi ikan cupang.
Harga daun ketapang kering dijual sangat murah kisaran Rp 3000-Rp 5000 per kantong plastiknya.
Dadang pun memberikan tip pengolahan daun ketapang untuk ikan cupang. Menurutnya, jika daun ini tidak diolah dengan baik, malah akan membuat budidaya ikan cupang tidak steril yang disebabkan bakteri dan zat asam tidak keluar sempurna.
Kondisi ini ditandai dengan permukaan air aquarium berminyak dan warna keruh, bukan gelap dan berbau tidak sedap.
“Maka, bersihkan dulu kotoran yang menempel pada daun ketapang. Caranya, rendam daun ketapang itu dalam air garam ya 30 menitan,” ujar pria kelahiran Garut, Jawa Barat 43 tahun, ini.
Selanjutnya, kata dia, angkat daun ketapang itu dan masukkan ke dalam wadah berisi air bersih. Lalu diamkan selama 24 jam, dan kemudian keringkan dibawah sinar matahari hingga daunnya benar-benar mengering.
Sebelum dimasukkan ke dalam air aquarium, terlebih dulu daun ketapang dicuci dengan air mengalir.
Untuk jumlah daun ketapang yang digunakan menurutnya, tergantung seberapa besar ukuran akuarium ikan cupangnya. Serta berapa liter air yang gunakan mengisi akuarium tersebut.
“Dua daun ketapang cukup untuk akuarium dengan kebutuhan air 5-6 liter. Tapi kalau air akuarium terlalu keruh, cukup satu lembar saja. Ganti daun ketapang setiap dua minggu sekali untuk menjaga pH air dan kesehatan ikan cupang,” imbuhnya.
Namun demikian Dadang mengingatkan, apabila akuarium ikan cupang menggunakan filter dan purigen, maka sebaiknya dilepas dulu.
Karena menurutnya, jika keduanya tetap terpasang akan menghilangkan tanin pada daun ketapang yang dimasukkan ke dalam air akuarium.