Warga Teluk Pandan Panen Karang Bulu Kala Pantai Surut Terjauh
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
LAMPUNG — Potensi sumber daya sektor kelautan di pesisir Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Lampung terbilang melimpah. Saat surut terjauh, salah satu fase pasang surut air laut, warga memanfaatkan waktu berburu bahan makanan.
Agus Irawan, warga Desa Gebang, Kecamatan Teluk Pandan bilang bahan makanan dari pantai cukup beragam. Saat fase surut terjauh ia bisa mencari kerang, ikan, teripang dan gurita di pantai Klara.
Yang kerap diperoleh seperti kerang bulu. Bercangkang putih ditumbuhi seperti bulu, kerang jenis itu bersembunyi pada bebatuan. Butuh keahlian khusus dengan mencongkel batu untuk menemukannya.
“Kerang bulu yang ditemukan mulai ukuran kecil hingga besar bisa dimanfaatkan untuk bahan makanan dengan cara direbus lalu ditumis atau cukup direbus untuk cocolan sambal bisa menjadi lauk makan, selain itu saya kerap bisa mendapat ikan kerapu dan gurita,” terang Agus Irawan saat ditemui Cendana News, Senin (8/3/2021).
Dukungan kontur pantai yang landai, berair jernih mempermudah proses mencari kerang bulu. Memakai tangan kosong ia bahkan bisa memperoleh sekitar 1 hingga 2 kilogram. Beberapa pengepul akan membeli per kilogram seharga Rp10.000.
Surut terjauh sebutnya bisa berlangsung tengah hari hingga sore. Pencari kerang bulu menurut Agus Irawan sudah bersiap sejak siang. Kemahiran dalam mencari membuat warga bisa mendapat sekitar 4 hingga 5 kilogram.
“Kerang yang hidup alami tanpa dibudidayakan akan memberi hasil bagi warga sekitar pantai,” terangnya.

Mencari kerang bahkan jadi profesi sampingan bagi Marwiah bersama suaminya, Rusdianto. Keduanya memilih mengisi waktu dengan berburu menggunakan golok dan ember. Golok dipergunakan untuk mencongkel batu saat ditemukan kerang.
“Kami harus bisa melihat fase air surut terjauh sehingga bisa menyisir pantai yang jadi habitat kerang bulu,” bebernya.
Berkah dari alam sebutnya sudah dinikmati warga sejak puluhan tahun silam. Ia menyebut keberadaan kerang jadi salah satu penanda kondisi perairan setempat bersih dan sehat. Selain air yang jernih warga bisa mendapat hasil rata rata Rp100.000 dari mencari kerang bulu.
Haryati, pedagang dan pengepul kerang bulu di pasar Gudang Lelang, Teluk Betung, Bandar Lampung bilang ia membeli dari warga. Saat pasang surut air laut warga bisa melakukan proses perburuan kerang hijau secara tradisional. Saat pasang kerang akan bersembunyi pada batu karang dan saat surut mudah dicari. Sehari ia bisa menampung 1 kuintal kerang dengan harga jual Rp15.000 hingga Rp20.000 perkilogram.