Berapa Hari Titer Antibodi Covid-19 Terbentuk? Ini Penjelasannya

Editor: Makmun Hidayat

SEMARANG — Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang, Abdul Hakam, menyebutkan titer antibodi Covid-19, baru terbentuk setelah 28 hari setelah penyuntikan vaksin kedua.

“Jadi bukan berarti setelah di-vaksin langsung kebal, perlu diingat juga bahwa efikasi atau persentase penurunan kejadian penyakit pada orang yang divaksin sebesar 65,3 persen, sedangkan efektifitas vaksin 70 persen,” papar Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang, Abdul Hakam di kantor tersebut, Semarang, Kamis (28/1/2021).

Dari persentase angka tersebut bisa diketahui bahwa 30 persen atau 3 dari 10 orang yang telah divaksin, tetap bisa terpapar Covid-19, sehingga penerapan prokes tetap diharuskan.

“Lalu apa dengan vaksin tidak berguna? ya jelas berguna, meski masih ada kemungkinan terpapar, setidaknya harapannya gejala ringan atau orang tanpa gejala (OTG). Namun terlepas dari itu, penerapan prokes tetap harus dilakukan,” terangnya.

Sementara, terkait jumlah nakes pada penyuntikan pertama yang sudah divaksin di Kota Semarang, Hakam menyebutkan sudah di angka 64,59%. “Datanya bergerak dari data KCPEN, yang awalnya 17 ribu sekian, sekarang bergerak di 18.556 yang mendapat e-tiket,” tandasnya.

Abdul Hakam menambahkan, tenaga kesehatan di Kota Semarang, kembali mengikuti vaksinasi Covid-19 untuk suntikan kedua pada distribusi tahap pertama, mulai Kamis (28/1/2021). Tercatat ada sebanyak 26.000 nakes yang sudah terdaftar dalam Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SI-SDMK) sebagai penerima vaksin.

“Tahap pertama sudah dimulai pada 14 Januari 2021 lalu, lalu suntikan kedua sudah dimulai hari ini (Kamis-red), bagi nakes yang sudah mengikuti vaksin sebelumnya, atau sudah disuntik pada tahap pertama,” paparnya.

Dipaparkan, meski para nakes tersebut sudah divaksinasi namun pihaknya tetap menegaskan, agar penerapan protokol kesehatan tetap dilakukan.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Jateng Yulianto Prabowo memaparkan, nakes masih menjadi prioritas utama vaksinasi tahap pertama ini. Setelah nakes, pada tahap kedua yang akan divaksin di Jateng adalah pelayan publik.

“Penyuntikan kedua vaksinasi Covid-19 sudah dimulai hari ini di Kota Semarang, Surakarta dan Kabupaten Semarang. Target awal vaksinasi covid-19 tahap pertama di seluruh kabupaten/kota di Jateng bisa diselesaikan pada pertengahan Februari 2021, tapi kita dorong untuk dipercepat,” terangnya.

Setelah itu, vaksinasi akan diikuti pelayan publik, seperti anggota TNI/Polri, ASN, pegawai bandara, pegawai Kemenag seperti penghulu dan petugas pelayan publik lainnya.

Terkait jumlah nakes yang sudah divaksinasi pada tahap pertama, Yulianto mengaku data terus berkembang, namun pihaknya berharap untuk bisa dioptimalkan faskes yang ada, sebagai tempat vaksinasi.

“Data nakes penerima vaksin kan sudah ada, jadi tinggal dicocokkan. Kemudian mereka yang sebelumnya tertunda karena sedang sakit, tidak lolos kesehatan, bisa segera dilakukan penjadwalan dan vaksinasi,” pungkasnya.

Lihat juga...