Simpan Pakan Kering Cara Peternak Berhemat Kala Penghujan
Editor: Makmun Hidayat
LAMPUNG — Penghematan pakan kala musim penghujan bisa dilakukan peternak dengan menyiapkan cadangan pakan kering. Herman, peternak sapi peranakan ongole (PO) mengatakan proses pencarian pakan hijauan kerap terhambat kala curah hujan tinggi.
Ia menyebut bisa menghemat waktu,tenaga dan biaya melalui pakan kering. Pola penyediaan stok pakan kering telah dilakukan olehnya belasan tahun silam. Berangkat dari pengalaman sulitnya mencari pakan saat penghujan, ia telah menyediakan stok pakan untuk jangka waktu setahun. Jenis pakan yang disediakan olehnya meliputi jerami yang difermentasi, jenjet tongkol jagung yang telah digiling, bekatul atau dedak. Tambahan tetes tebu atau molase juga disimpan dalam wadah khusus.
Herman bilang memilih istirahat mencari pakan kala musim penghujan. Alasannya jenis pakan hijauan rentan jadi sumber penularan penyakit cacing hati,kremi dan mencret. Meski terlihat pakan hijau tanpa penanganan bagus potensi penyakit saat asupan pakan diberikan bisa berimbas buruk pada ternak. Alternatif pakan kering tetap jadi asupan utama.
“Pakan hijauan paling pokok berasal dari rumput gajahan dan odot yang dibudidayakan pada lahan kebun,jenis pakan hijauan itu harus dilayukan seharian untuk menghilangkan telur cacing demikian juga rumput dari proses pencarian pada lahan sawah,dikeringkan agar jadi pakan sehat,” terang Herman saat ditemui Cendana News, Senin (7/12/2020).
Penyiapan stok pakan jenis jerami kering juga wajib disiapkan. Herman menambahkan jerami kering dengan proses penyimpanan sempurna bisa bertahan selama setahun. Ia melakukan proses pencacahan jerami yang disimpan dalam wadah plastik dan karung. Proses fermentasi memakai garam akan mengawetkan sumber pakan kering yang tetap disukai ternak. Tambahan molase jadi solusi penambah nafsu makan ternak.
Cadangan pakan kering ternak juga disiapkan Sumarno,warga Desa Tanjungsari,Kecamatan Palas. Ia menyiapkan sekitar lima ton jenjet tongkol jagung yang digiling. Jenjet utuh sebagian digunakan untuk alas kandang sebagai penghangat kala penghujan. Proses pembuatan alas dengan memakai karung bertujuan menjaga suhu tubuh ternak dan terhindar dari penyakit.
“Jenjet yang dimasukkan dalam karung sekaligus sebagai penyimpan panas,jika kekurangan pakan bisa diberikan bersama molase,” cetusnya.
Jenjet sebagai bahan pakan ternak sapi PO menurutnya harus dikombinasikan dengan pakan lain. Membiasakan ternak mengonsumsi pakan kering sebutnya telah dilakukan belasan tahun silam. Sepuluh ekor ternak sapi miliknya yang dikandangkan untuk penggemukan diberi pakan jenjet, cacahan jerami, ampas tahu, dedak dan molase. Cara tersebut lebih menghemat sebab selama dua bulan penghujan ia tidak mencari pakan.
Penghematan sebutnya diperoleh dari biaya bahan bakar,tenaga saat mencari pakan. Ia akan mencari pakan saat hujan tidak turun menjaga kondisi pakan hijauan tetap sehat bagi ternak. Tanpa harus mencari pakan ke sejumlah lahan sawah ia telah memiliki stok jerami kering. Cadangan pakan kering tetap diberi tambahan pakan hijauan rumput gajahan dan odot.
Jupri, peternak sapi di Desa Kelaten mengaku tetap mencari pakan hijauan. Hindari rumput membawa penyakit ia kerap mengeringkan rumput sebelum diberikan. Rumput kering tetap disukai ternak dengan memberikan percikan air garam dan molase. Selama penghujan kegiatan mencari pakan sebutnya dikurangi untuk menjaga kesehatan ternak dan peternak. Sebab mencari pakan kala penghujan beresiko masuk angin baginya.