Kulon Progo Prioritaskan Vaksin COVID-19 Kepada 200 Ribu Warga
KULON PROGO – Sebanyak 200 ribu warga di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), diprioritaskan mendapat vaksin COVID-19. Vaksinasi akan diberikan secara bertahap, sesuai jumlah dosis yang didistribusikan pemerintah pusat.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo, Baning Rahayujati mengatakan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, sasaran pemberian vaksin COVID-19 adalah, masyarakat yang berusia 18 tahun sampai 59 tahun, yang dalam kondisi sehat, yakni orang yang belum pernah konfirmasi dan tidak memiliki komorbid. “Secara umum, kalau kami melihat jumlah penduduk di Kulon Progo usia 18 sampai 59 tahun ada 200 ribu. Namun sesuai arahkan pemberian fasilitas kesehatan secara bertahap,” kata Baning.
Pada tahap pertama, vaksin diberikan kepada petugas di fasilitas pelayanan kesehatan. Untuk petugas dibagi menjadi tiga, yakni tenaga kesehatan (dokter, perawat, bidang) totalnya di Kulon Progo baik pemerintah dan swasta sebanyak 2.109 orang.

Kemudian asisten tenaga kesehatan ada 41 orang, dan pendukung di pos pelayanan kesehatan (posyankes) ada 992 orang. “Jadi total di posyankes baik pemerintah dan swasta sasarannya sebanyak 3.432 orang, namun belum discreening,” ungkapnya.
Selanjutnya, masyarakat yang mendapat vaksin adalah peserta PBI BJPS Kesehatan dari pemerintah pusat sebanyak 233.141 orang, dan PBI BPJS Kesehatan dari APBD kabupaten sebanyak 47.669 orang. Jadi total PBI BPJS Kesehatan di Kulon Progo sebanyak 280.210. Namun setelah dikelompokkan dari usia 18 tahun sampai 59 tahun hanya sebanyak 49 persen. “Hanya itu yang kami bisa lakukan. Selanjutnya, kami masih menunggu instruksi dari pusat untuk pemberian vaksin. Kemudian pemberian vaksin kepada anggota TNI dan Polri masih dalam pendataan,” katanya.
Baning mengatakan, saat ini Pemkab Kulon Progo masih melakukan cek sumber daya manusia dan sumber daya sarana dalam pelaksanaan pemberian vaksin. Sumber daya kesehatan yang dimiliki Kulon Progo saat ini, baik perawat dan puskesmas yang tersebar di puskesmas banyak 374 orang.
Kemudian sumber daya kesehatan rumah sakit pemerintah dan swasta sebanyak 1.122 orang. Pemkab Kulon Progo sudah mengirim 64 petugas medis untuk mengikuti pelatihan pemberian vaksin, yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan. Mereka mendapat materi pelatihan pemberian vaksin, distribusi vaksin, penentuan sasaran, hingga penyimpanan vaksin sebelum didistribusikan. “Melihat dari kesiapan sarana dan prasarana, mulai dari penyampaian vaksin, dan distribusi vaksin, Kulon Progo siap menerima vaksin, baik gudang penyimpanan vaksin, dinas kesehatan dan puskesmas cukup untuk menerima vaksin dalam kondisi 2 sampai 8 derajat celcius,” pungkasnya. (Ant)