Wisata Air Setu Pedongkelan Ramai Dikunjungi Wisatawan

Editor: Makmun Hidayat

JAKARTA — Setu Pedongkelan menjadi destinasi wisata air bagi keluarga. Objek wisata yang berada di perbatasan Kelurahan Pekayon, Jakarta Timur dan Depok, Jawa Barat, ini selalu ramai dikunjungi wisatawan.

Animo pengunjung sangat antusias untuk wisata mengelilingi hamparan air di Setu Pedongkelan seluas 5 hektare ini.  Sambil mengayuh pedal perahu angsa, mereka sangat senang terlihat bercanda di atas perahu. Mereka pun melambaikan tangan kepada anggota keluarganya yang duduk di teras saung tepian setu.

“Ini anak saya minta naik perahu angsa, dia senang banget. Saya juga ngajak saudara jalan-jalan ke setu, mumpung libur ya,” kata Nur, warga Tugu, Cimanggis, Jawa Barat, kepada Cendana News saat ditemui di area Setu Pedongkelan, pada Minggu (29/11/2020).

Nur dan Adela, pengunjung Setu Pedongkelan yang bersiap dengan perahu angsa mengeliling area setu pada Minggu (29/11/2020). -Foto: Sri Sugiarti

Nur mengaku dirinya kerap wisata ke Setu Pedongkelan, apalagi jika anaknya sudah merengek minta anak perahu angsa. Menurutnya, anaknya senang naik perahu angsa karena dirasa dapat menikmati pemandangan setu dari atas perahu.

“Senang aja lihat pemandang dari tengah setu sambil gowes perahu angsa,” ujar Adelia, sang anak.

Handianto, warga Condet, Jakarta Timur baru pertama kali mengajak keluarganya ke Setu Pedongkelan ini.

“Tahu setu ini sudah lama, tapi baru kali ini wisata ke sini. Lumayan nyaman juga tempatnya, dan anak saya senang naik perahu angsa. Dia tadi yang gowes pedal perahunya,”  ujar Handianto kepada Cendana News.

Petugas Setu Pedongkelan, Dedy Nasmudin mengatakan, pengunjung mulai bergeliat lagi setelah sebelumnya sepi karena dampak pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah pengunjung mulai ramai lagi, khususnya hari Sabtu-Minggu. Kalau hari biasa juga ada cuma nggak banyak,” ujar Dedy kepada Cendana News, saat ditemui di Setu Pedongkelan.

Terdapat 7 unit perahu angsa yang bisa disewa oleh pengunjung yang ingin menjelajahi Setu Pedongkelan.  Tiket perahu angsa dibadrol seharga Rp15.000 untuk durasi 15 menit. Kapasitas perahu ini bisa dinaiki oleh 4 orang.

Untuk keamanan selama mengelilingi Setu Pedongkelan, pengelola setu menyarankan agar orangtua mendampingi anak-anaknya selama berada di atas perahu.

Petugas Setu Pedongkelan, Dedy Nasmudin, ditemui di area Setu Pedongkelan yang berlokasi di perbatasan Pekayon, Jakarta Timur dan Depok, Jawa Barat, pada Minggu (29/11/2020). -Foto: Sri Sugiarti

Hal ini untuk menghindari kekhawatiran yang tidak diinginkan. “Kalau anak mau naik perahu, kita sarankan harus didampingin orangtuanya. Jadi harus ada orang dewasa yang mendampingin anaknya,” ujarnya.

Dikatakan dia, petugas selalu mengingatkan penumpang agar berhati-hati saat pengayuh perahu angsa. “Kadangkan gelombang air suka tinggi, jadi harus hati-hati. Makanya, kita wajibkan orangtua dampingin anaknya di atas perahu,” tukasnya.

Deni berharap ke depan ada penambahan perahu angsa. Karena menurutnya, dengan 7 unit perahu yang ada saat ini masih sangat kurang. Apalagi jika pengunjung banyak tentu mereka harus mengantre giliran atau menunggu penumpang yang sedang berlayar di setu.

“Kalau Sabtu-Minggu, sekitar 20-30 orang lebih yang sewa perahu. Jadi bergiliran, kadang ada penumpang yang nggak sabar. Jadi diharapkan ada tambahan perahu dari pemerintah,” tukas Dedy.

Dalam kondisi Covid-19, pihak pengelola setu menurutnya, tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) bagi pengunjung. Dengan mengingatkan untuk memakai masker meskipun di atas perahu.

Untuk kenyamanan lainnya, area setu juga telah menyediakan tempat cuci tangan bagi pengunjung. “Suasananya kan masih Covid-19, kewajiban kami mengingatkan mereka harus prokes,” pungkasnya.

Lihat juga...