Yayasan Damandiri Dukung Inovasi Pengolahan Pupuk di Bantul

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

YOGYAKARTA — Sejak kurun waktu 4 tahun terakhir, Yayasan Damandiri melalui program Desa Cerdas Mandiri Lestari, tak henti mendorong masyarakat di pelosok desa untuk melakukan inovasi-inovasi baru di berbagai bidang.

Ketua Kelompok Ternak Ngudi Rejeki dusun Kaliberot Argomulyo Sedayu Bantul Yogyakarta, Rakimin di lokasi pengolahan, Senin (24/8/2020). Foto Jatmika H Kusmargana

Setelah mendukung pengembangan sentra usaha budidaya Magot di Desa Krambilsawit Saptosari Gunungkidul, Yayasan Damandiri, kembali mendorong usaha pengolahan pupuk organik dari limbah kotoran ternak sapi di Desa Argomulyo Sedayu Bantul Yogyakarta.

Menjadi desa binaan Yayasan Damandiri sejak 2017 lalu, Desa Cerdas Mandiri Lestari Argomulyo sendiri terus berkembang menjadi salah satu desa yang mandiri dan maju di wilayah kabupaten Bantul bagian barat, dengan Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo sebagai motornya.

Hingga saat ini Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo tercatat telah memiliki sejumlah unit usaha. Antara lain di bidang keuangan yakni unit simpan pinjam Modal Kita/Tabur Puja, di bidang ekonomi yakni Warung Damandiri, di bidang pariwisata yakni penyewaan homestay, hingga di bidang peternakan yakni usaha demplot ternak sapi.

Bersinergi dengan Kelompok Ternak Ngudi Rejeki dusun Kaliberot, usaha ternak sapi yang dijalankan Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo terbilang cukup berhasil. Hal itu terbukti dari semakin bertambahnya jumlah ternak sapi yang dikelola para peternak anggota kelompok ternak Ngudi Rejeki.

Dari sebanyak 15 ekor sapi yang disalurkan, kini jumlahnya telah berkembang menjadi 18 ekor hanya dalam beberapa tahun saja. Jumlah itu bahkan terus bertambah seiring buntingnya beberapa ekor sapi dalam kurun beberapa bulan terakhir. Sehingga mampu memberikan pemasukan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga desa khususnya para peternak.

Dengan dukungan Yayasan Damandiri melalui Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo, saat ini kelompok ternak Ngudi Rejeki bahkan telah mampu mengolah kotoran ternak menjadi pupuk organik. Adanya inovasi pengolahan kotoran ternak menjadi pupuk organik ini tentu menjadi nilai tambah tersendiri bagi para seluruh anggota kelompok ternak Ngudi Rejeki.

“Sejak beberapa bulan terakhir ini kita sudah mulai mengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik. Yang semula tidak ada harganya, kini bisa dijual dan memberikan pemasukan bagi anggota kelompok ternak. Ini semua berkat dukungan dari Yayasan Damandiri melalui Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo,” ujar Ketua Kelompok Ternak Ngudi Rejeki, Rakimin, Senin (24/08/2020).

Rakimin sendiri berharap agar ke depan pihak Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo dapat terus mendukung pengembangan usaha ternak di kelompok ternak Ngudi Rejeki dusun Kaliberot. Sehingga seluruh anggota bisa meningkat pendapatan dan kesejahteraannya.

Lihat juga...