Kenaikan Harga Ayam Ras di Sumut Diselidiki KPPU

Pedagang daging ayam – Foto Dok Ant

MEDAN – Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) Wilayah I, masih meneliti untuk keperluan penyelidikan, lonjakan harga ayam di pasar Sumatera Utara (Sumut).

“KPPU sedang dan terus meneliti dan akan melakukan sidak, untuk keperluan penyelidikan terkait lonjakan harga ayam ras, meski harga komoditas itu mulai turun,” ujar Kepala Kanwil I KPPU, Ramli Simanjuntak, di Medan, Minggu (21/6/2020).

Harga ayam ras, akhir pekan ini antara Rp32.000 hingga Rp35.000 per-kilogram (kg). Sebelumnya, sejak usai lebaran harganya mencapai Rp44.000 hingga Rp50. 000 per-kg. Harga tersebut melonjak tajam dari harga sebelumnya yang hanya Rp17. 000 per-kg, atau normalnya harga berkisar di Rp20 ribuan hingga Rp25 ribuan per-kg. Diprediksi ada yang tidak beres dalam perdagangan komoditas itu.

Apalagi ada informasi yang menyebut, kenaikan harga ayam ras didorong kenaikan harga anak atau bibit ayam dan pakan ternak. Seperti diketahui bibit ayam dan pakan ternak biasanya diimpor. “Yang pasti, KPPU tetap meneliti penyebab kenaikan harga ayam ras itu, dan bisa memutuskan apa yang harus dilakukan agar kasus lonjakan harga tidak terulang, ” ujar Ramli.

Pedagang ayam di Jalan Setia Budi Medan, Joni G menyebut, harga ayam sudah terus turun sejak dua pekan lalu. “Dari Rp45 ribuan, pekan ini, tinggal Rp32. 000 per-kg. Ada info, harga ayam akan turun lagi. Kata pemasok, pasokan ayam banyak di tengah minat beli masyarakat turun dengan alasan harganya terlalu mahal,” katanya. (Ant)

Lihat juga...