219 Warga Sesetan Non-Reaktif Usai Jalani ‘Rapid Test’
Editor: Makmun Hidayat
Denpasar — Pasca-ditemukannya kasus positif Covid-19 sebanyak 5 orang di Lingkungan Alas Arum Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan pada Sabtu, Satgas Covid19 Kota Denpasar langsung melakukan rapid test masif kepada 219 orang warga setempat.
Lurah Sesetan, Ketut Sri Karyawati dikonfirmasi via telepon mengatakan, pelaksanaan rapid test kepada 219 warga gang Tegal Wangi III Lingkungan Alas Arum Kelurahan Sesetan. Rapid test yang dilaksanakan oleh petugas Puskesmas 1 Denpasar Selatan tersebut disimpulkan seluruh warga yang mengikuti test dinyatakan non-reaktif Covid-19.
“Ya, dari hasil rapid test semua dinyatakan non-reaktif. Namun tetap dilakukan prosedur isolasi mandiri kepada warga setempat sampai 7 hari ke depan. Setelah sebelumnya juga lokasi ini diisolasi pasca-ditemukannya kasus positif Covid-19 dan dijaga satgas lingkungan kami. Sementara lima warga yang dinyatakan positif Covid-19 sebelumnya telah diisolasi di Pering Gianyar,” ungkapnya.
Ditambahkan, pihaknya juga terus menggalakkan pemantauan mandiri dan sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat, sidak pemakaian masker, pendataan penduduk non permanen, dan penerapan jam malam sampai jam 9 malam bagi para pelaku usaha.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan disiplin mengkuti anjuran pemerintah dalam menerapkan protokol kesehatan juga perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekitar,” imbuhnya.

Sementara itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar mencatat perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar, berdasarkan data statistik perkembangan kasus Covid19 pada hari Minggu (21/6) tercatat jumlah pasien sembuh bertambah sebanyak 4 orang, kasus positif juga bertambah 13 orang dan tercatat pasien meninggal dunia 2 orang.
Kedua pasien meninggal ini diketahui seorang laki-laki usia 50 tahun berdomisili di Desa Dauh Puri Kangin dengan riwayat sakit jantung dan diabetes militus, dan seorang perempuan usia 46 tahun domisili di Kelurahan Dangin Puri dengan riwayat penyakit bawaan ginjal.
“Iya hari ini tercatat pasien sembuh 4 orang, namun ada penambahan kasus positif sebanyak 13 orang, dan kembali tercatat ada pasien meninggal sebanyak 2 orang yang memiliki penyakit bawaan,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat ditemui di Denpasar Senin (22/6/2020).
Lebih lanjut Dewa Rai menjelaskan bahwa peningkatan kasus Covid-19 di Kota Denpasar saat ini merupakan transmisi lokal. Sehingga kewaspadaan bersama harus terus ditingkatkan. Dengan adanya dua orang meninggal ini, Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak meningkatkan kewaspadaan. Kejadian pasien Covid-19 meninggal beruntun sejak kemarin.
“Jadi harus disiplin yang tinggi dalam menerapkan protokol kesehatan, mengingat bahaya dari Covid-19 bisa merenggut nyawa,” katanya.
Peningkatan kasus akibat transmisi lokal belakangan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dan mendominasi dalam 2 minggu terakhir. Hal ini memerlukan upaya disiplin dan sungguh-sugguh semua pihak.
Melihat perkembangan kasus ini, Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan Covid-19 tidak semakin meluas. Selain kasus positif, keberadan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracking Tim juga mengalami peningkatan dan menjadi ancaman penularan baru untuk itu perlu tetap meningkatkan kewaspadaan.
Secara kumulatif Dewa Rai, menjelaskan kasus Covid-19 di Kota Denpasar sebanyak 361 kasus positif. Rincianya adalah 116 sembuh, 5 orang meninggal dunia, dan 240 orang masih dalam perawatan.
Sementara keberadaan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracing GTPP secara kumulatif sebanyak 1.387 kasus, namun dinyatakan sehat setelah isolasi mandiri 444, sehingga tersisa 943 OTG. Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara akumulatif tercatat 314 kasus, namun sudah menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan sehat sebanyak 276, sehingga masih tersisa 38 ODP.
“Dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara akumulatif sebanyak 111 kasus, namun 36 orang sudah dinyatakan negatif setelah menjalani swab test, sehingga tersisa 75 yang berstatus PDP,” tandasnya.