Bukittinggi Mulai Buka Kembali Tiga Objek Wisata
Editor: Koko Triarko
BUKITTINGGI – Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatra Barat, memutuskan untuk membuka kembali tiga objek wisata di daerahnya, meski masih dalam masa pandemi Covid-19. Pembukaan objek wisata akan dimulai Senin 1 Juni 2020, mengawali diterapkannya New Normal di daerah itu.
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menjelaskan ada tiga lokasi wisata yang dibuka lagi, yakni wisata Kebun Binatang Kinantan, Panorama, dan Benteng.
Meski dibuka untuk umum, Pemko Bukittinggi tetap menerapkan dan mewajibkan pengunjung untuk menggunakan masker selama berada di Bukittinggi.
Tidak hanya itu, jika ada masyarakat atau pengunjung yang kedapatan tidak menggunakan masker, akan ada petugas memberikan sanksi, yakni wajib membeli masker sebanyak 3 buah. Masker itu bukan untuk petugas, tapi diberikan kepada orang yang bersangkutan, agar tetap menggunakan masker.

“New Normal yang kita terapkan mulai Senin 1 Juni 2020, tetap menerapkan protokol kesehatan. Setiap pengunjung wajib menggunakan masker dan akan ada pengawasan,” katanya, Minggu (31/5/2020).
Dia menyebutkan, sebelum Pemko Bukittinggi memastikan membuka tempat wisata, seluruh petugas atau pekerja telah dilakukan tes swab, dan hasilnya semua negatif. Hal ini dilakukan agar dapat memberikan rasa aman kepada setiap pengunjung.
Selain itu, seluruh petugas disiapkan pelindung dan thermo gun. Serta sebelum memasuki tempat wisata, pengunjung dipersilakan untuk mencuci tangan.
Dalam penerapan New Normal ini, Pemko Bukittinggi mengambil kebijakan untuk membatasi penjualan tiket, untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan pengunjung.
Pemko Bukittinggi menyatakan akan terjadi pengurangan penjualan tiket mulai dari 70 persen hingga 80 persen, jika dibandingkan hari biasanya. Kondisi ini akan terus diberlakukan, sampai kondisi benar-benar kembali aman dan normal.
“Yang terpenting adalah tetap jaga jarak dengan pengunjung yang bukan keluarga saat berada di tempat wisata,” sebutnya.
Dia mengaku, dengan telah dibukanya tempat wisata itu, pengunjung dari berbagai daerah telah datang ke Bukittinggi, seperti dari Jambi, Riau, dan masyarakat Sumatra Barat pada umumnya.
Ia berharap, dengan adanya hal ini, dapat menggairahkan perekonomian di Bukittinggi, khususnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatra Barat, Novrial, menyatakan, meski hanya Bukittinggi yang baru membuka pintu untuk kedatangan wisatawan, tidak tertutup kemungkinan untuk daerah lainnya di Sumatra Barat.
“Pesisir Selatan dan Padang Pariaman dikabarkan akan menyusul untuk membuka tempat wisatanya. Tentunya, berakhir dulu PSBB tahap III, dan setelah nanti diterapkannya New Normal,” jelasnya.
Novrial juga mengatakan, adanya pernyataan dari Pemko Bukittinggi soal orang yang ber-KTP Padang tidak boleh masuk ke Bukittinggi itu, perlu diperbaiki. Sebab, yang namanya KTP berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia.
“Saya ini mantan Kepala Dinas Pendudukan Pencatatan Sapil, jadi KTP itu berlaku bagi seluruh daerah. Begitu juga untuk berwisata ke Bukittinggi. Kalau wisata dibuka untuk umum, siapa pun boleh masuk,” tegasnya.
Untuk itu, dia mengimbau kepada daerah Bukittinggi untuk tidak lengah dan perlu mematuhi betul protokol kesehatan. Agar selama berlangsungnya New Normal dan dalam suasana Covid-19, Bukittinggi tetap aman dari wabah tersebut.