Positif Covid-19 Indonesia Capai 2.956, Meninggal 240 dan Sembuh 222

Editor: Makmun Hidayat

JAKARTA — Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan jumlah pasien positif Covid-19 terus bertambah. Hingga hari ini, Rabu 8 April 2020 pukul 12.00 WIB, jumlah kasus positif Covid-19 melonjak menjadi 2.956 bertambah 218 kasus dari hari sebelumnya sebanyak 2.738, sementara yang meninggal mencapai 240 orang.

“Perkembangan terbaru, ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Civid-19 yang baru sebanyak 218 kasus. Sehingga total kasus positif Covid-19 menjadi 2.956, di mana jumlah positif Covid-19 hari sebelumnya sebanyak 2.738 kasus,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto saat jumpa pers di Gedung BNPB, Jakarta, Rabu (8/4/2020).

Selain itu untuk pasien sembuh hari ini bertambah 18 orang, sehingga jumlah yang sembuh hingga saat ini sebanyak 222 orang. Di mana hari sebelumnya jumlah yang dinyatakan sembuh dari positif Covid-19 sebanyak 204 orang.

“Hari ini ada penambahan pasien sembuh sebanyak 18 orang, sehingga jumlah pasien yang sudah sembuh sampai hari ini adalah 222 orang. Di mana hari sebelumnya sebanyak 204 orang, tentu kita berharap pasien yang sembuh terus bertambah,” ujarnya.

Sedangkan untuk pasien positif Covid-19 yang meninggal kata Yuri, terus bertambah, hari ini jumlah total yang meninggal sebanyak 240 dan ada penambahan sebanyak 19 orang. Data sebelumnya jumlah yang meninggal akibat Covid-19 sebanyak 221.

“Untuk pasien positif Covid-19 yang meninggal hari ini bertambah 19 sehingga jumlah keseluruhan yang meninggal sebanyak 240 orang. Hari sebelumnya jumlah yang meninggal sebanyak 221 orang,” ungkapnya.

Data hari sebelumnya, Selasa 7 Maret 2020, jumlah positif Covid-19 sebanyak 2.738 kasus, di mana yang meninggal sebanyak 204 orang dan pasien yang dinyatakan sembuh 221 orang.

Melihat masih banyak pasien positif Covid-19 yang terus bertambah, Yuri terus mengingatkan kepada semua pihak untuk hidup bersih dan harus menjadi perhatian semua pihak. Di mana penambahan kasus positif menunjukkan masih ada yang belum melaksanakan isolasi, masih ada penularan karena kontak dekat, dan masih ada yang belum rajin cuci tangan pakai sabun.

“Untuk itu agar masyarakat menjaga jarak dalam komunikasi sosial. Baik dengan orang di luar rumah maupun di dalam rumah. Selain itu masyarakat juga harus menghindari kerumunan dan menggunakan masker,” jelasnya.

Lihat juga...