Penyedia Top Up di Bakauheni Tetap Layani Transaksi Uang Elektronik

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

LAMPUNG — Penyedia jasa top up (isi ulang) uang elektronik di pelabuhan Bakauheni tetap melayani pembelian tiket go show (penjualan langsung). Sebanyak 2 dari total 8 loket kendaraan masih melayani pembelian menggunakan uang elektronik.

Joni Saputra, koordinator penjualan top up uang elektronik dari PT Hanmar Multi Talenta menyebutkan, meski melayani top up uang elektronik, pihaknya tetap lakukan sosialisasi pengguna jasa membeli tiket online.

Joni Saputra menambahkan migrasi pembelian tiket kapal ferry dari sistem go show ke online sudah dilakukan sejak awal Maret silam. Sosialisasi dilakukan menjelang diberlakukannya pemesanan (reservasi) tiket online melalui laman www.ferizy.com pada 1 Mei 2020 mendatang.

Petugas penjual top up uang elektronik juga menyediakan aplikasi pembelian tiket online. Kepada sejumlah pengguna jasa yang akan menyeberang, petugas membantu sosialisasi agar bisa migrasi secara mandiri.

“Transaksi dengan uang elektronik yang ada pada kartu uang elektronik Tapcash BNI dan sejumlah uang elektronik dari bank BUMN masih dilayani sembari dilakukan sosialisasi kepada pengurus kendaraan ekspedisi, pengemudi dan pengguna jasa lain bahwa mulai 1 Mei pembelian tiket harus secara online,” ungkap Joni saat dikonfirmasi Cendana News, Sabtu malam (18/4/2020)

Penyediaan aplikasi yang dipinjamkan untuk pembelian tiket menurutnya hanya bersifat sementara. Sebab sesuai data dari konter yang disediakan, dalam satu hari pihaknya masih melayani 100 kali transaksi.

Selama masa sosialisasi, Joni Saputra menyebut konter penjualan top up uang elektronik tetap disediakan. Sebab sebagian penumpang, pengendara mengisi uang elektronik yang bisa digunakan untuk pembayaran di gerbang tol.

“Sistem tiket terus mengalami perkembangan sebelumnya gunakan uang tunai lalu uang elektronik untuk pembelian tiket go show dan kini harus berubah ke sistem online,” tambahnya.

Hasan, salah satu pengemudi mengungkapkan, sebagai pengemudi truk ekspedisi ia mengandalkan jasa pengurus. Perusahaan ekspedisi yang telah memberikan mandat menyediakan fasilitas untuk pembelian tiket secara online. Ia akan diberi barcode yang bisa discan sebagai bukti kendaraan ekspedisi yang akan menyeberang telah membeli tiket.

“Perusahaan sudah melakukan reservasi melalui perwakilan pengurus di pelabuhan Bakauheni sehingga tidak ada kendala, pemesanan dilakukan satu jam sebelum tiba di pelabuhan,” terang Hasan.

Tanggamus Hutabarat, ketua Dewan Pimpinan Cabang Federasi Transportasi, Industri Umum dan Angkutan Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (DPC FTA SBSI) Lampung Selatan menyebut migrasi tiket online masih belum siap diterapkan. Sebab ia beralasan bagi pengemudi truk ekspedisi yang bukan berasal dari perusahaan kerap membeli tiket go show atau langsung.

“Kapal berbeda dengan kereta api dan pesawat yang miliki unit dan jam sehingga harus reservasi online, kapal selalu tersedia selama 24 jam,” tegas Tanggamus Hutabarat.

Ia menyebut pengurus jasa transportasi tetap akan mengikuti kebijakan PT ASDP Indonesia Ferry dalam pembelian tiket. Meski demikian ia menyebut akan lebih bijak jika loket pembelian tiket yang ada ditambah. Pemberlakuan tiket online dalam tahap sosialisasi berimbas kemacetan. Ia juga menyebut pengurus jasa penyeberangan secara bertahap akan menggunakan sistem reservasi online yang akan diterapkan 1 Mei 2020 mendatang.

Lihat juga...