Padat Karya Tunai Bantu Warga Lamsel Peroleh Pekerjaan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Berkurangnya lapangan pekerjaan selama masa pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) ikut berdampak bagi warga pedesaan.

Berkat program Padat Karya Tunai (PKT) di sejumlah desa yang ada di Lampung Selatan (Lamsel) sejumlah warga bisa mendapat pekerjaan.

Sumali, Kepala Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan menyebut PKT diterapkan untuk pembangunan talud jalan.

Melalui program PKT sejumlah warga bisa dilibatkan dalam pembangunan yang bermanfaat untuk masyarakat. Mempekerjakan warga di desa menurut Sumali bertujuan menjaga kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat dalam masa pandemi Covid-19.

Program yang memberikan pekerjaan bagi warga desa sekaligus menjaga daya beli masyarakat terutama warga kurang mampu di pedesaan.

Sesuai dengan aturan pengggunaan Dana Desa (DD) pada masa pandemi Covid-19 bisa digunakan untuk sejumlah kebutuhan. Secara garis besar pemanfaatan DD bisa digunakan sebagai bantuan sosial bagi warga terdampak serta program padat karya tunai.

Penggunaan DD yang dikerjakan untuk infrastruktur jalan lingkungan dikerjakan oleh masyarakat dan hasilnya untuk kebutuhan masyarakat.

“Infrastruktur yang dibangun dengan memanfaatkan dana desa dikerjakan seluruhnya oleh warga dengan harapan bisa menjadi fungsi kontrol kualitas, volume pengerjaan dan warga yang bekerja memiliki penghasilan,” terang Sumali saat dikonfirmasi Cendana News, Selasa (28/4/2020).

Sejumlah warga yang mengerjakan talud sekaligus saluran air sepanjang 400 meter akan mendapat hasil harian.

Sebab tanpa adanya PKT dalam pembangunan infrastruktur desa berimbas warga tidak memiliki sumber penghasilan selama pandemi Covid-19. Hasil bekerja dari program PKT bisa digunakan untuk menjaga daya beli masyarakat.

Selain itu mekanisme penggunaan DD bisa digunakan untuk sejumlah program pencegahan Covid-19. Sejumlah program lain diantaranya pembuatan pembersih tangan (hand sanitizer), penyediaan tempat cuci tangan dan sabun di fasilitas umum, pembuatan bilik disinfektan, penyemprotan disinfektan pada setiap rumah warga hingga Bantuan Langsung Tunai (BLT).

“Sejumlah kebutuhan untuk pencegahan Covid-19 termasuk penyediaan tempat cuci tangan di setiap rumah bagian program perilaku hidup bersih dan sehat,” cetusnya.

Relawan Covid-19 Desa Pasuruan, Sugeng Hariyono, menyebut, pemberdayaan masyarakat juga dimaksimalkan dari DD.

Sebab sebagian warga bisa membuat masker kain, alat pelindung diri (APD) untuk kebutuhan para relawan Covid-19. Petugas yang bersiaga di tempat penjagaan desa menurutnya dijadwal untuk melakukan pendataan warga asal luar wilayah yang masuk desa.

“Petugas yang siaga akan dianggarkan dari dana untuk Covid-19 dengan tugas mendata warga yang pulang kampung dan diimbau untuk melakukan isolasi mandiri,” bebernya.

Sebagai relawan Covid-19, Sugeng Hariyono juga menyebut melakukan pendataan kesehatan warga. Menggunakan alat thermal scanner atau thermo gun ia berkeliling ke setiap rumah. Warga yang didatangi akan menjalani pemeriksaan suhu tubuh dan diberi stiker dasa rumah aman pada dinding.

Cara tersebut dilakukan sekaligus sosialisasi agar warga rutin memakai masker dan tetap ada di rumah.

Selain di Kecamatan Penengahan, pelaksanaan program PKT dilaksanakan di Desa Sumber Nadi, Kecamatan Ketapang.

Madroi, camat Kecamatan Ketapang menyebut sejumlah pembangunan infrastruktur desa harus memberdayakan tenaga kerja desa setempat. Pada situasi pandemi Corona meski hanya bekerja sebagai tukang bangunan warga masih bisa mendapat penghasilan.

Madroi (kanan) camat kecamatan Ketapang Lampung Selatan meninjau lokasi pembangunan PAUD Merdeka Desa Sumber Nadi sebagai bagian program PKT, Selasa (28/4/2020) – Foto: Henk Widi

“Padat karya tunai desa juga sekaligus meningkatkan kesadaran warga untuk berbuat bagi desanya dalam pembangunan,” cetusnya.

Madroi juga menyebut ada proses yang dilalui oleh warga untuk mendapat penghasilan. Selama masa wabah pandemi Covid-19 sebagian warga tetap bekerja mendapatkan penghasilan.

Protokol kesehatan dalam proses bekerja tetap melakukan jaga jarak, memakai masker dan cuci tangan seusai bekerja.

Pembangunan PAUD Merdeka di Desa Sumber Nadi sekaligus menjadi cara desa menyiapkan tempat pendidikan generasi muda.

Lihat juga...