RS TC Hillers Maumere Jadi Rujukan Penanganan Virus Corona
Editor: Makmun Hidayat
MAUMERE — Kementerian Kesehatan RI telah menetapkan 100 rumah sakit di seluruh Indonesia yang menjadi rumah sakit rujukan bagi penanganan pasien yang terinfeksi virus corona di Indonesia. Termasuk dua rumah sakit di Nusa Tenggara Timur (NTT), yakni RSU Prof. Dr. W.Z. Johanes Kupang dan RSU TC Hillers Maumere.
Sejak awal Februai 2020 semenjak merebaknya virus corona, RS TC Hillers pun sudah diinformasikan oleh Kementerian Kesehatan RI melalui Dinas Kesehatan Provinsi NTT sehingga telah dilakukan berbagai persiapan untuk penanganan pasien.
“Sejak awal bulan Februari kami telah melakukan rapat persiapan. Pertemuan dengan berbagai pihak terkait seperti Kantor Kesehatan Pelabuhan, Kantor Karantina dan Dinas Kesehatan telah dilakukan,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, dr. Clara Y. Francis, Rabu (4/3/2020).

Dikatakan Clara, rumah sakit sudah membuat daftar apa yang disiapkan oleh rumah sakit, Dinas Kesehatan Provinsi NTT maupun Kabupaten Sikka serta apa yang nantinya akan disiapkan dari Kementerian Kesehatan RI.
Rumah sakit sudah menyiapkan ruangan, namun belum sempurna juga alat pelindung diri juga masih kurang sehingga rumah sakit tetap bersiap diri dan kekurangan yang ada diajukan ke Dinas Kesehatan NTT dan Kementerian Kesehatan RI untuk dibantu.
“Tenaga medis yang ada telah ada di- briefing khusus dan nantinya akan ada pelatihan khusus. Pengalaman hanya menangani flu yang merebak dulunya saja dan pasti akan ada pelatihan dari Kementerian Kesehatan,” tuturnya.
Mantan Direktur RS TC Hillers Maumere ini meminta agar masyarakat jangan cemas dan ketakutan berlebihan apalagi memercayai isu dan berita hoax mengenai virus corona bahkan hingga ketiadaan masker.
Clara mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat serta menjaga kebersihan rumah dan lingkungan apalagi ditengah merebaknya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sikka.
“Masyarakat jangan cemas dan panik, apalagi mempercayai isu-isu dan berita hoax yang berlebihan termasuk masker yang kosong di apotik. Bila mengalami sakit harus segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan yang ada di wilayahnya,” pesannya.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus mengatakan, di tengah merebaknya virus DBD di Kabupaten Sikka pihaknya pun harus menyiapkan diri karena RS TC Hillers ditetapkan menjadi rumah sakit rujukan pasien yang terserang virus corona.
Petrus mengatakan dengan penetapan ini tentunya tenaga kesehatan di rumah sakit juga harus mempersiapkan diri sebaik mungkin apabila ada pasien yang terserang virus corona harus mendapatkan perawatan.
“Tentunya kami bangga karena RS TC Hillers menjadi salah satu dari 100 rumah sakit rujukan pasien virus corona. Mau tidak mau kita harus mempersiapkan segala fasilitas dan tenaga kesehatan untuk menyikapi keputusan Kementerian Kesehatan RI,” tuturnya.
Untuk diketahui, RS TC Hillers Maumere juga merupakan salah satu rumah sakit rujukan bagi para pasien di Pulau Flores, Adonara, Solor dan Lembata yang hendak mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Rumah sakit tipe B yang menyandang status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) ini pun sudah meraih predikat sebagai rumah sakit bintang empat atau utama dan terus melakukan penambahan fasilitas kesehatan, tenaga medis dan meningkatkan kualitas pelayanan.