PB Perbakin Berharap Wildcard untuk Olimpiade 2020

Pasangan atlet menembak Indonesia, Vidya Rafika Rahmatan/Fathur Gustafian – Foto Ant

JAKARTA – Pengurus Besar Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (PB Perbakin), berharap adanya jatah wildcard atau undangan, untuk menambah perwakilan atletnya tampil di Olimpiade 2020 Tokyo.

“Kami sedang berharap wildcard. Kami harap bisa dapat di nomor 10 meter air rifle men dan mix team air rifle,” kata Ketua Umum PB Perbakin, Joni Supriyanto di Senayan, Jakarta, Sabtu (29/2/2020).

Cabang olahraga menembak telah memastikan tiket ke Olimpiade Tokyo melalui atlet putri atas nama Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba di nomor 10 meter air rifle putri. Vidya lolos kualifikasi saat tampil di Kejuaraan Menembak Asia di Doha, Qatar pada November 2019 lalu.

Peluang bagi Indonesia untuk menambah perwakilan atletnya di cabang menembak masih cukup terbuka. Berdasarkan aturan Federasi Internasional Olahraga Menembak (ISSF) mengeai kualifikasi Olimpiade 2020, terdapat 360 kuota yang diperebutkan.

Termasuk 300 kuota untuk nomor perorangan, 12 kuota untuk nomor campuran, 12 kuota untuk tuan rumah, 12 kuota untuk atlet yang menduduki ranking dunia serta 24 kuota undangan. Sebanyak 360 kuota tersebut diperebutkan melalui hasil kejuaraan ISSF yang digelar sejak 1 September 2018 hingga 31 Mei 2020.

Sementara itu, sebanyak 24 tiket undangan berhak didapatkan oleh National Olympic Committe (NOC) setiap negara, yang telah memenuhi syarat. Jatah ini akan dialokasikan dan diumumkan oleh ISSF sebelum 2 Juli 2020. Melihat peluang tersebut, Joni optimistis bisa mengirim lebih dari satu atletnya ke Olimpiade Tokyo. “Masih, masih bisa mendapatkannya (jatah),” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...