Masyarakat-Aparat Gotong Royong Perbaiki Talud Longsor di Kajoran

Editor: Makmun Hidayat

KEBUMEN — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kebumen mengakibatkan longsor di beberapa wilayah, salah satunya di Desa Kajoran, Kecamatan Karanggayam.. Masyarakat bersama TNI dan Polri, Rabu (8/1/2020) bergotong royong memperbaiki talud di desa tersebut yang longsor dan menutup sebagian jalan desa.

Kapolres Kebumen, AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengatakan, berdasarkan laporan dari Polsek Karanggayam, longsoran talud di Desa Kajoran jika dibiarkan akan menutup akses jalan serta berpotensi masuk ke peternakan milik warga setempat. Karenanya, harus segera dilakukan pembersihan material longsor.

“Longsoran talud tersebut sudah menutup akses jalan penghubung antara Dukuh Jatiwera dengan Dukuh Kaligowok di Desa Kajoran. Masyarakat yang melintas jalan tersebut terganggu, sebab selain menutup sebagian jalan, material longsor juga membuat jalanan licin dan berbahaya dilalui kendaraan,” terang Kapolres.

Kapolres Kebumen, AKBP Rudy Cahya Kurniawan, Rabu (8/1/2020) di kantornya memberikan keterangan tentang talud yang longsor dan menutup jalan. -Foto: Hermiana E. Effendi

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, seluruh anggota baik di Polres maupun di Polsek-polsek diminta untuk terus berkoordinasi memantau wilayah masing-masing. Jika terjadi longsor ataupun banjir, anggota diminta untuk secepatnya turun tangan membantu masyarakat terdampak bencana.

Sementara itu, kerja bakti masyarakat bersama aparat mulai dengan membersihkan jalan yang dipenuhi longsoran tanah. Setelah itu, jalanan dibersihkan dengan menggunakan sapu lidi, saat terguyur air hujan, jalanan menjadi bersih dan tidak licin lagi.

Kasubbag Humas Polres Kebumen, Iptu Tugiman menjelaskan, talud di Desa Kajoran longsor pada hari Minggu (5/1/2020) akibat guyuran hujan deras. Awalnya longsor tidak sampai menutup badan jalan, namun karena intensitas hujan yang tinggi, sehingga terjadi longsor susulan yang sampai menutup badan jalan.

Padahal tidak jauh dari lokasi longsor, terdapat kandang ternak milik warga. Karena dianggap cukup membahayakan, maka Polsek Karanggayam berinisiatif untuk melakukan kerja bakti bersama dengan warga dan koramil setempat.

“Sebagai penahan longsoran talud sementara, warga membuat benteng dari karung yang diisi dengan tanah,” jelasnya.

Iptu Tugiman mengimbau, dengan semakin tingginya intensitas hujan, masyarakat diminta untuk waspada, terutama yang rumahnya berada di dekat lereng atau tebing karena rawan terkena longsor. Jika dianggap membahayakan, sebaiknya warga segera mengungsi.

Lihat juga...