Sinergi Baznas-Pegadaian Tingkatkan Penghimpunan Dana Zakat

Editor: Makmun Hidayat

JAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) berkomitmen melayani muzaki lebih optimal untuk menjangkau ke seluruh daerah di Indonesia. Diwujudkan dengan pengembangan program dan  kerja sama dengan berbagai intansi atau lembaga pemerintahan. 

Salah satunya dengan mengandeng Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu  PT Pegadaian (Persero), sebagai mitra untuk melayani pembayaran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) via outlet Pegadaian yang tersebar di seluruh Indonesia.

Direktur Utama Baznas, M Arifin Purwakananta mengatakan, berangkat dari semangat untuk terus melayani muzaki di seluruh daerah Indonesia. Baznas akan semakin memperluas jaringan dalam penghimpunan ZIS untuk mencapai target yang diharapkan.

Baznas pun mengandeng PT Pegadaian. Yakni jelasnya, membuka counter ZIS  dan kurban di seluruh counter-counter Pegadaian. Dengan demikian menurutnya, masyarakat akan lebih mudah untuk berzakat, infak, sedekah dan kurban di seluruh counter yang jumlahnya ribuan di seluruh Indonesia.

“Kami berharap jumlah counter-counter yang ribuan ini akan meningkatkan sekitar 5 persen penghimpunan ritel kami di tahun 2020,” kata Arifin pada penandatangan nota kesepahaman dengan PT Pegadaian di Jakarta, Rabu (8/12/2020) sore.

Direktur Utama Pegadaian, Kuswiyoto (kiri ujung) dan Direktur Utama Baznas, M Arifin Purwakananta (tengah) pada penandatangan nota kesepahaman Baznas dengan PT Pegadaian di Jakarta, Rabu (8/1/2020) sore. -Foto: Sri Sugiarti

Arifin berharap kerja sama dengan Pegadaian ini akan meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan dalam pengelolaan zakat. Baznas akan terus memperluas jaringan demi memudahkan masyarakat dalam menyalurkan zakatnya.

“Potensi zakat Indonesia setahun adalah Rp 217 triliun. Hari ini baru terkumpul Baznas seluruh Indonesia  terhimpun Rp 10, 07 triliun. Jadi masih banyak, dan salah satunya adalah kewajiban zakat simpanan emas. Muzaki bisa berzakat melalui counter Pegadaian,” ujar Arifin.

Dia berharap kerjasama dengan Pegadaian ini bisa berlanjut. “Semoga sinergi ini menjadi kebaikan bagi Indonesia dan alat kemakmuran bagi saudara kita yang memerlukan bantuan,” ujarnya.

Direktur Utama Pegadaian, Kuswiyoto mengatakan, pihaknya berkomitmen membantu Baznas dalam upaya pengumpulan ZIS.

Apalagi dia menyakini belum  banyak orang mengetahui pembayaran zakat bisa lewat outlet. “Pegadaian dengan 4148 outlet,  insha Allah bisa membantu Baznas untuk pengumpulan zakat,” kata Kuswiyoto.

Outlet pegadaian  berjumlah ribuan dan tersebar di seluruh Indonesia. Adapun cara melakukan pembayaran zakat lewat Pegadaian sangat mudah. Yakni jelas dia, muzaki cukup datang langsung ke outlet dan nantinya akan langsung dapat dilayani oleh petugas kasir Pegadaian.

Selain Pegadaian, Baznas juga melakukan kerjasama dengan pihak perbankan untuk melayani pembayaran zakat dari para muzaki lewat rekening bank.

Saat ini, Baznas juga telah mencapai kemajuan pesat dalam memanfaatkan teknologi zakat digital. Yaitu, dengan memberikan kemudahan berzakat melalui lebih dari 40 kanal digital.

Lihat juga...