Peran Orang Tua Penting agar Anak Memperoleh Imunisasi

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Informasi pemberian imunisasi Dt (diphteria tetanus) dan imunisasi Td (Tetanus diphteria) telah diberikan kepada sekolah dan orang tua.

Pemberian informasi sekaligus pemahaman pentingnya imunisasi diungkapkan oleh Bidan Desi Novita, salah satu bidan di desa Sumur, Kecamatan Ketapang Lampung Selatan (Lamsel) saat imunisasi Dt dan Td di SDN 2 Sumur.

Informasi kepada sekolah dan orangtua menjadi bagian kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Bidan Desi Novita menyebut, penjadwalan bulan November memberi kesempatan bagi orang tua mendampingi.

Sebab sebagian anak yang akan menerima imunisasi kerap takut dengan jarum suntik dan menangis. Meski demikian sebagian besar orangtua cukup mendukung kegiatan pemberian imunisasi Dt dan Td.

Bidan Desi Novita menyebut kepada sejumlah orang tua diberikan informasi pentingnya imunisasi Dt dan Td. Salah satu fungsi penting kedua imunisasi tersebut diantaranya mencegah beberapa penyakit infeksi difteri, tetanus dan batuk rejan (pertusis).

Sementara imunisasi Dt diberikan agar anak-anak semakin kebal dengan ketiga penyakit tersebut. Pemberian imunisasi dilakukan pada sejumlah anak di tingkat SD yang ada di kecamatan Ketapang.

“Hari ini banyak orang tua yang mendampingi karena untuk memastikan sebelum diberikan imunisasi kondisi anak prima atau sedang tidak sakit. Bahkan sebagian anak yang sedang sakit tidak berangkat ke sekolah sehingga tidak menerima imunisasi,” ungkap Bidan Desi Novita saat dikonfirmasi Cendana News, Jumat (8/11/2019).

Pada kegiatan BIAS pada pekan pertama November bidan Desi Novita menyebut, telah diberikan kepada sejumlah sekolah. Beberapa sekolah yang siswanya telah mendapat imunisasi Dt dan Td di antaranya SDN 5 Sumur, SDN 2 Sumur dan SDN 2 Sumur dengan total puluhan siswa.

Pemberian imunisasi secara terjadwal tersebut dilakukan agar sepanjang bulan November anak kelas 1, 2 dan kelas 5 mendapat imunisasi.

Pemberian imunisasi kepada siswa SDN 2 Sumur sebagian siswa didampingi oleh orangtua. Bidan Jaira Yunita, selaku bidan Desa Sumur menyebut sebagian orangtua memberikan pendampingan saat proses pemberian vaksin.

Sebab di SDN 2 Sumur pemberian vaksin dilakukan pada siswa kelas 1, 2 dan 5. Bagi sejumlah siswa yang mendapat pendampingan orang tua sebagian beralasan karena takut jarum suntik.

“Orang tua sangat berperan penting dalam melakukan pendampingan karena imunisasi merupakan hak anak yang penting untuk kekebalan tubuh,” ungkap bidan Jaira Yunita.

Cara-cara unik agar anak mau diimunisasi diantaranya dengan foto senyum terbaik. Sejumlah orang tua dan guru yang terlibat mengajak anak untuk difoto dengan tersenyum untuk menghilangkan ketakutan pada jarum suntik.

Sejumlah siswa yang takut disuntik bahkan harus digendong oleh orang tua agar vaksin bisa diberikan pada bagian lengan tangan sebelah kiri.

Sesuai data pemberian imunisasi Dt dan Td diberikan kepada sebanyak 40 siswa kelas 1, 35 siswa kelas 5 dan sebanyak 53 siswa kelas 2. Pemberian imunisasi kepada sejumlah sekolah yang ada di wilayah UPT Puskesmas Rawat Inap Ketapang disebutnya akan dilakukan bertahap.

Penjadwalan dilakukan kepada sejumlah sekolah di bulan November agar bisa melakukan persiapan dan memberi informasi kepada anak dan orangtua.

Laila, salah satu ibu yang mendampingi anak menerima imunisasi Dt dan Td di SDN 2 Sumur Kecamatan Ketapang Lampung Selatan, Jumat (8/11/2019) – Foto: Henk Widi

Laila, salah satu orang tua dari Cindi yang duduk di kelas 2 menyebut ia sudah mendapat informasi beberapa hari sebelumnya. Sang anak menurutnya pernah mengalami trauma pada jarum suntik sehingga ia harus mendampingi.

Sang anak yang takut akan rasa sakit saat disuntik terpaksa digendong. Meski harus mendampingi ia mengaku imunisasi Dt dan Td sangat penting diberikan untuk menjaga kekebalan tubuh sang anak.

Lihat juga...