Pelamar CPNS Penyandang Disabilitas di Kaltim Sepi Peminat
SAMARINDA – Masyarakat Kalimantan Timur diajak memanfaatkan peluang mengikuti seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Khusus Bagi Penyandang Disabilitas.
Saat ini untuk formasi disabilitas masih sepi calon pelamar. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Timur (Kaltim), Ardiningsih menyebut, peluang CPNS khusus penyandang disabilitas masih sangat terbuka lebar karena belum ada pelamar.
“Hingga Sabtu (23/22/2019) sore ini, dari sembilan formasi yang disediakan belum ada satu pun pelamar yang masuk. Makanya saya berharap bantuan media menginformasikannya secara luas,” ungkap Bu Ning, sapaan akrab Ardiningsih, didampingi Kabag Kehumasan Biro Humas Setprov Kaltim, Andik Riyanto dan Kasubag Publikasi Inni Indarpuri, Sabtu (23/11/2019) sore.
Diharapkan, kuota khusus penyandang disabilitas tersebut bisa terisi pada seleksi CPNS Kaltim 2019. Sebab, pada seleksi di 2018 lalu, kuota khusus penyandang disabilitas sebanyak enam orang dan kuota khusus cumlaude sembilan orang tidak terisi.
Padahal, dengan menyediakan kuota khusus penyandang disabilitas merupakan amanah undang undang. Kuotanya diharuskan sebesar dua persen dari total formasi yang ada. “Tapi tahun ini kita balik. Jumlahnya kita tambah jadi tiga persen. Tahun lalu cumlaude sembilan dan penyandang disabilitas enam. Sekarang penyandang disabilitas sembilan dan cumlaude enam,” katanya.
Karenanya, jangan sampai peluang tersebut kembali tidak terisi. Silakan, berkompetisi merebut peluang yang ada. Selain formasi khusus, penyandang disabilitas yang punya kompetensi khusus seperti dokter, juga bisa mengikuti seleksi formasi umum. Selama mendapat surat keterangan laik beraktifitas di Rumah Sakit Pemerintah.
Pemprov Kaltim di 2019 mendapat jatah 368 formasi. Rinciannya pendidikan 252 formasi, kesehatan 71 formasi, umum 45, serta di antaranya termasuk kuota khusus sembilan orang penyandang disabilitas, dan enam di antaranya kuota khusus cumlaude. (Ant)