Cuaca Selat Sunda Membaik, Berkah Para Pemancing
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
LAMPUNG – Kondisi cuaca membaik di perairan Selat Sunda menjadi berkah bagi pemancing (angler). Sejumlah angler dengan teknik memancing di tebing karang (rock fishing) mendapatkan hasil yang memuaskan.
Kiki, angler asal Kalianda, Lampung Selatan (Lamsel) menyebut selama sepekan berhasil mengangkat ikan mamung, kakap dan kerapu di spot Tanjung Tuha.
Kondisi cuaca yang membaik menurutnya membuat ratusan angler berdatangan. Spot Tanjung Tuha merupakan lokasi memancing paling favorit karena menjorok ke laut dalam.
Lokasi pertemuan arus timur, barat dan selatan tersebut menjadi lokasi migrasi berbagai jenis ikan. Berbagai jenis ikan ukuran kecil hingga besar jenis ikan Kuwe (Giant Trevally) atau oleh masyarakat dikenal ikan mamung kerap diperoleh.
Kiki cukup beruntung, sebab sepekan terakhir ia mendapatkan berbagai jenis ikan. Sebelumnya berturut-turut ia mengangkat ikan kakap merah seberat 5 kilogram, ikan simba seberat 7 kilogram dan pada Rabu (18/9/2019) seekor mamung berukuran 30 kilogram berhasil diangkat.
Sensasi strike dan perjuangan memancing dengan teknik rock fishing menurutnya disukai para mancing mania.

“Saya berangkat sejak pagi membawa bekal, membawa peralatan memancing lengkap dengan joran dan cadangan senar agar saat putus bisa diganti, hasilnya mamung bisa saya angkat,” ungkap Kiki saat ditemui Cendana News membawa ikan mamung hasil tangkapan miliknya, Rabu (18/9/2019).
Cuaca bersahabat bagi pemancing teknik rock fishing menurutnya ditandai ombak dan angin tenang. Sebelumnya kondisi cuaca dengan gelombang tinggi, arus kencang membawa sampah kayu menyulitkan angler.
Saat kondisi cuaca membaik, sebagian angler bahkan memilih menginap dan mendirikan tenda di Tanjung Tuha. Memancing dengan teknik rock fishing menurutnya memberinya kesempatan mendapat ikan perairan dalam.
Ikan mamung ukuran besar hasil tangkapan akan dijual ke salah satu restoran. Sebab seperti biasanya hasil pancingan sengaja dijual kepada pemesan.
Harga ikan mamung yang kerap dijadikan sajian kuliner asam pade di restoran dibeli seharga Rp30.000 per kilogram. Hasil satu ekor ikan mamung yang dijual ke pelanggan diakuinya bisa mencapai Rp900 ribu.
“Selain kerap saya jual ke restoran ada tetangga yang selalu memesan, saya telpon saat mendapat ikan tangkapan,” tutur Kiki.
Memancing teknik rock fishing menurutnya menjadi hobi sekaligus sumber penghasilan. Meski demikian ia menyebut kerap pancing, senar miliknya putus akibat tarikan ikan besar.
Selain kepuasan sebagai hobi, memancing di Tanjung Tuha dengan hasil ikan besar menjadi penghasilan tambahan. Selain ikan mamung, ikan kerapu dan kakap merah kerap dijual dengan harga Rp25.000 per kilogram.
Rudi, warga asal Rajabasa memilih musim kemarau memancing ke spot Tanjung Tuha. Sebagai lokasi yang cocok untuk teknik memancing rock fishing, musim kemarau akses jalan ke lokasi lebih mudah.
Sebab pemancing umumnya memakai kendaraan roda dua. Sebagian ikan hasil pancingan menurutnya bisa dipergunakan sebagai lauk bagi keluarganya dan dijual.
“Bagi angler seperti saya, kemarau tidak ada pekerjaan dari usaha pertanian karena kekeringan, memancing jadi sumber penghasilan,” ungkap Rudi.
Kondisi cuaca yang bersahabat nyaris tanpa hujan sejak tiga bulan terakhir memudahkan para angler. Sebab sebagian angler bisa menginap dengan membawa tenda.
Selain berasal dari sekitar Lamsel pemancing yang mencoba peruntungan di Tanjung Tuha berasal dari Jakarta dan Banten. Namun umumnya pemancing merupakan pehobi yang ingin menjajal spot Tanjung Tuha.
Pehobi memancing bernama Ferry Hendry Yamyn menyebut bulan September menjadi musim ikan predator. Selain menggunakan teknik rock fishing, Ferry sapaan akrabnya kerap menyewa perahu.

Kondisi cuaca yang membaik membuat ia bisa memperoleh hasil tangkapan jenis ikan karang. Salah satu ikan yang berhasil diangkat merupakan jenis mamung.
Bagi angler seperti dirnya, hasil tangkapan kerap dibawa pulang untuk dijadikan kuliner boga bahari. Kondisi cuaca yang minim hujan membuat ia bisa memancing dengan perahu dari sore hingga pagi hari.
Selain memancing dengan perahu ia juga memilih teknik memancing rock fishing tanpa harus menyewa perahu. Kegiatan memancing menurutnya menjadi cara memperoleh ikan segar yang bisa dinikmati bersama keluarga.