TANGERANG – Universitas Islam Syekh Yusuf, menyediakan dua kelas yang dikhususkan untuk pelajar di Kota Tangerang yang putus sekolah, dalam rangka mendukung program Tangerang Cerdas yang dicanangkan oleh pemerintah kota setempat.
Rektor Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS), Mustafa Kamil, mengatakan, orang tua yang anaknya putus sekolah dan ingin melanjutkan pendidikan, bisa ikut dalam program itu. Caranya dengan mendaftar melalui Dinas Pendidikan Kota Tangerang.
Nantinya, kata dia, setelah pendataan akan ikut dalam kelas khusus, baik untuk tingkat SD, SMP maupun SMA/K. UNIS Tangerang telah menyediakan sarana dan tenaga pengajarnya.
“Ini bagian dari mengatasi anak putus sekolah di Kota Tangerang,” ujarnya, usai kegiatan pengenalan mahasiswa baru di Kampus UNIS Tangerang, Kamis (29/8/2019).
Rektor menambahkan, model pendidikan yang akan diterapkan nantinya pun disesuaikan dengan pelajar tersebut, mulai dari sistem jarak jauh maupun sistem informatika. “Kami intinya menyesuaikan,” ujarnya.
Untuk jumlah pelajar yang akan diterima, Rektor mengatakan, hal tersebut akan dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan. “Intinya kami siapkan ruang kelas dan juga tenaga pengajar,” ujarnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Tangerang meluncurkan Tangerang Cerdas Center (TCC). Tujuannya untuk mengantisipasi anak putus sekolah, sehingga seluruh anak di Kota Tangerang bersekolah.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamalludin, mengatakan, di Tangerang Cerdas Center akan ada tim yang bertugas untuk melakukan pendataan terhadap anak yang putus sekolah, atau memiliki kendala lainnya, sehingga menyebabkan tak bersekolah.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Pendidikan akan bekerja sama dengan Dinas Sosial dan Baznas, yang memiliki program mengenai kemajuan di bidang pendidikan pula.
Sebelumnya, Pemkot Tangerang telah meluncurkan program Tangerang Cerdas, yakni berupa bantuan kepada siswa tak mampu. Lalu, ada juga program Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) di 102 SMP swasta, sehingga siswa tak perlu membayar iuran SPP bulanan, sebab sudah ditanggung oleh Pemkot Tangerang. (Ant)