Prokasih Diharapkan Bangun Kesadaran Masyarakat Jaga Sungai
Redaktur: ME. Bijo Dirajo
PURBALINGGA — Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi menyebutkan, Program Kali Bersih (Prokasih) yang digagas merupakan salah satu upaya membangun kesadaran masyarakat menjaga sungai dari prilaku buang sampah sembarangan.

“Masyarakat kita ajak untuk menjaga kebersihan sungai, serta kebersihan lingkungan mereka dengan membuat tempat-tempat sampah representatif. Masyarakat sudah harus mulai belajar untuk memilah sampah terlebih dahulu, sebelum membuangnya,” terang Bupati, Rabu (28/8/2019).
Sebagai percontohan awal, Pemkab Purbalingga melalui Dinas Lingkungan Hidup, memberikan bantuan gerobak sampah dan tempat sampah organik serta anorganik kepada Kelurahan Kalikabong, Kecamatan Kalimanah. Ada lima gerobak yang diserahkan. Selain itu juga diberikan gerobak sampah untuk tujuh sekolah Adhiwiyata di Purbalingga.
Melalui kegiatan Prokasih ini, Bupati berharap, sejak dini ditanamkan niat dan komitmen untuk menghapus budaya membuang sampah sembarangan, baik itu organik, anorganik.
“Apalagi membuang sampah limbah ke sungai,” terangnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Purbalingga, Priyo Satmoko menambahkan, guna mendukung kegiatan Prokasih di Kelurahan Kalikabong, juga mendapat fasilitasi bantuan Provinsi Jawa Tengah untuk membangun sarana tempat pengolahan sampah 3R ( Reduce, Reuse, Recycle).
“Dananya sebesar Rp457.361.000 yang saat ini sedang dibangun di komplek lapangan Kalikabong,” jelasnya.
Sementara itu, kegiatan bersih-bersih sungai untuk mendukung terwujudnya Prokasih, dilaksanakan mulai dari saluran sungai di daerah Irigasi Limpakdau atau Sungai Kabong di Kelurahan Kalikabong. Bersih-bersih sungai melibatkan warga sekitar, serta pihak karang taruna, LSM dan petugas kebersihan dari DLH.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap dapat melakukan upaya pencegahan perusakan lingkungan di bantaran dan perusakan lingkungan di sungai, dengan berkurangnya pencemaran akibat pembuangan limbah cair maupun limbah padat baik dari rumah tangga, perusahaan atau industri,” pungkasnya.