Kantin Higienis Cara SDN 1 Pasuruan Lamsel Dukung Kesehatan Anak Didik
Redaktur: ME. Bijo Dirajo
LAMPUNG — Kepala SDN 1 Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan (Lamsel) menyebutkan, sekolah memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan anak didik selama mengikuti kegiatan belajar mengajar. Salah satu upaya yakni dengan adanya kantin higienis.

“Kantin higienis di lingkungan sekolah menjadi salah satu kebutuhan anak didik yang dibangun bekerjasama dengan orangtua, pemilik usaha kantin serta Puskesmas,” sebut Topan Haryono di Bakauheni, Jumat (2/8/2019).
Dikatakan, pengadaan kantin higienis diimbangi dengan pengelolaan yang bersih, penyediaan makanan sehat tanpa penyedap, pengawet dan pewarna menjadi salah satu solusi menjaga kesehatan anak didik.
“Lokasi yang disediakan cukup terbuka dengan kebersihan tetap terjaga, jauh dari lokasi yang berdebu, dekat sumber air. Makanan yang disediakan tertutup agar tidak terpapar debu dan dihinggapi lalat,” terang Topan.
Selain kantin higienis, pihak sekolah juga menganjurkan anak didik untuk membawa bekal. Bekal makanan yang disiapkan oleh orangtua akan terjamin kebersihan dan keamanannya.
Titin, salah satu pemilik kantin higienis di SDN 1 Pasuruan mengaku yang dijual merupakan jajanan sehat.
“Sesuai kesepakatan setiap pemilik kantin harus menjual makanan dan minuman sehat, tanpa pengawet dan zat pewarna,” tutur Titin.
Sejumlah makanan yang dijual diantaranya soto ayam, empek empek nasi uduk, nasi goreng dan makanan tradisional. Selain itu sejumlah minuman yang dijual meliputi es buah nanas, nangka, buah naga, selasih.
“Melalui sejumlah sosialisasi, sejumlah pemilik kantin tidak lagi menjual minuman kemasan dengan pengawet dan pewarna. Makanan yang dijual bahkan selalu dalam kondisi tertutup agar tetap higienis,” tambahnya.
Bidan Emalia, pelaksana program Promosi Kesehatan menyebut upaya menciptakan sekolah sehat menjadi tugas bersama. Kantin higienis disediakan oleh komite dan pihak sekolah atas dukungan orangtua.
“Selain melakukan pemeriksaan kepada kantin sekolah, kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pemberian vitamin A juga dilakukan ke sejumlah sekolah,” papar Bidan Emalia.
Sejumlah kegiatan promosi kesehatan di sekolah disebutnya cukup beragam, selain kantin higienis, Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) juga diajarkan. Kegiatan PHBS yang diajarkan di antaranya dengan gosok gigi, cuci tangan serta kegiatan olahraga. Sesuai program kegiatan sosialisasi ke sekolah akan dilakukan pekan kedua Agustus dengan melakukan pemeriksaan kesehatan rutin kepada siswa.