Kelompok Batik Binaan Unej tak Rusak Ekosistem Alam
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
JEMBER – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro, meninjau pengembangan batik tulis yang dibina oleh Universitas Jember (Unej). Pihaknya pun mengapresiasi pendampingan universitas terhadap perajin lokal.
Bambang mengatakan, Bappenas memberikan hibah bantuan kepada binaan Unej salah satunya kepada kelompok batik di Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo. “Mereka berhasil mengembangkan batik tulis tanpa merusak hutan,” ucap Bambang dalam kunjungan kerjanya di Universitas Jember, Rabu (31/7/2019).
Menurut Bambang, batik yang dihasilkan memiliki kualitas yang bagus dan mampu memanfaatkan warna-warna alami tanpa merusak ekosistem alam. Tujuan hibah yang diberikan kepada masyarakat menurutnya, untuk mensinergikan antara kebutuhan masyarakat dengan lingkungan.
“Maka, program hibah yang diberikan kepada Unej harus mampu memberdayakan masyarakat di lingkup Jember khususnya,” ujar Bambang saat meresmikan Desa Wonoasri sebagai sentra batik di Kabupaten Jember yang membawa muatan lokal.
Dalam kunjungan kerjanya, Bambang juga meninjau pembangunan berbagai fasilitas yang ada di Unej dan berharap selesai tepat waktu serta bermanfaat untuk masyarakat. “Sehingga bisa diterapkan kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Jember,” pungkasnya.