Harga Cabai di NTB Diyakini Akan Segera Normal Kembali.
Editor: Mahadeva
MATARAM – Harga cabai di sejumlah pasar tradisional di Kota Mataram sampai saat ini masih dirasakan mahal. Namun, Dinas Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Barat optimistis, harga cabai akan kembali turun dan normal seperti sediakala.
“Cabai mahal sekarang ini karena produksi masih sedikit, disamping banyak dikirim ke luar NTB, juga karena sebagian petani baru memasuki musim tanam, tapi kita optimis, itu tidak akan berlangsung lama, karena Agustus sebagian petani sudah panen,” kata Kepala Disdag NTB, Hj. Putu Selly Andayani, usai meninjau acara pasar murah di Mataram, Selasa (30/7/2019).

Saat ini, harga cabai di tingkat petani berkisar Rp55.000 hingga Rp60.000 per-kilogram (kg). Sehingga ketika sampai pasar, harganya naik menjadi Rp80.000 per-kg. Hal itu disebut-sebut dipengaruhi banyaknya petani yang beralih ke tanaman lainnya.
NTB, selama ini dikenal sebagai sentra cabai terutama kawasan Lombok Timur. Tapi, saat ini pasokan sedang menurun, karena banyak yang dikirim ke Jakarta. Saat ini sudah dilakukan pelarangan pengiriman cabai ke luar NTB. “Kedepannya, untuk mengatasi kondisi seperti sekarang, Pemprov NTB telah membangun gudang penyimpanan cabai basah yang bisa bertahan satu hingga dua minggu,” jelasnya.
Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Perdagangan Jasa, Lasminingsih, mengatakan, kenaikan harga cabai di NTB saat ini dipengaruhi kondisi yang belum panen. “Itulah dinamikanya, untuk harga kesediaan produk-produk hortikultura, seperti yang terlihat, nanti kalau pada masanya untuk bulan-bulan berikutnya saat panen di Agustus akhir, sudah mulai punya persediaan yang banyak,” pungkasnya.