Tahun Ini Disdik Kota Bekasi Gabungkan Puluhan SD Negeri

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

Sri Yulianti Kabid Dikdas Disdik Kota Bekasi - Foto: Muhammad Amin

BEKASI – Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan, Sri Yulianti, mengatakan tahun ini, Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, akan melakukan penggabungan (merger) puluhan Sekolah Dasar (SD) di wilayah setempat. Hal tersebut terkait efektivitas dan efisiensi dengan melihat sisi geografis, infrastruktur sekolah.

“Setidaknya ada 61 sekolah dasar, tahun ini sudah dirancang untuk dilakukan penggabungan. Tiga alasan dilakukan merger pertama soal geografis, kedua infrastruktur dan ketiga untuk efektif efisien,” ujar Sri Yulianti, Kabid Dikdas Disdik Kota Bekasi, Jumat (21/6/2019).

Dikatakan bahwa Surat Keputusan (SK) Wali Kota Bekasi, terkait merger puluhan sekolah dasar tersebut sudah terbit dan mulai diberlakukan pada tahun ajaran baru 2019/2020.

“SK Walikota, SK tentang merger dalam isinya disebut dilaksanakan pada tahun ajaran baru. Tahun kemarin kan nggak ada, baru sekarang kan kita lakukan,” jelasnya.

Disinggung, di-merger-nya puluhan sekolah dasar di Kota Bekasi, karena alasan kalah bersaing dengan sekolah swasta yang ada. Namun Sri Yulianti juga hanya menjawab formalitas dengan mengatakan sekolah negeri maupun swasta sama saja.

“Tidak ada persaingan, sekolah SD itu sama antara sekolah negeri maupun swasta,” tukasnya.

Dia berharap proses penggabungan sekolah dasar di wilayah Bekasi ke depan bisa memberikan dampak positif bagi pendidikan, lebih bagus lagi. Menurutnya melalui merger akan memberi dampak positif dan memberi output perbaikan pendidikan dari sebelumnya.

“Kita optimis ke depan lebih baik, karena ada program di Disdik yakni program Rapor Mutu dan Peta Mutu. Jadi kelulusan sekarang bukan lagi dinilai rangking berapa atau lulus terbaik apa nggak, tetapi kelulusan mutu satuan pendidikan,” harapnya.

Berdasarkan catatan Direktur Sosial dan Pendidikan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sapulidi, Tengku Imam Kobul Moh Yahya S, di halaman website Bang Imam Berbagi, sebanyak 61 SD Negeri di Kota Bekasi akan ditutup alias merger dengan SD Negeri terdekat atau SD Negeri yang masih satu kompleks.

Digabungkannya SD Negeri itu karena tidak mendapatkan murid sama sekali, setiap pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB). Awal tahun 2019 jumlah SD Negeri yang tersebar di 56 kelurahan dan 12 kecamatan di Kota Bekasi sebanyak 418 SD Negeri.

Dengan digabungkannya 61 SD Negeri awal tahun ajaran baru ini, maka jumlah SD Negeri di Kota Bekasi tinggal sekira 357 SD Negeri.

Lihat juga...