Kemarau Melanda, BNPB: Belum Ada Laporan Darurat Kekeringan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo - Foto: Dok BNPB

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan tak bisa membantu penanganan kasus kekeringan lahan. BNPB mengaku belum menerima status darurat kekeringan dari pemerintah daerah (pemda) di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Kepala BNPB, Doni Monardo, menjelaskan, mekanismenya pemda harus menyatakan status darurat kekeringan lebih dulu agar mendapat bantuan BNPB. Ia menekankan BNPB tak ingin melangkahi wewenang pemda setempat. Sebab pemda memiliki BPBD sendiri guna menangani masalah kekeringan.

“Belum ada status darurat dari daerah maka kami enggak bisa gerak karena kami turun setelah status darurat diajukan daerah. Di Jawa masih belum, masih penanganan BPBD lokal,” kata Doni lewat keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (27/6/2019).

Bila Pemda mengajukan status darurat maka bantuan BPNB bisa segera digulirkan. Jenis bantuannya beragam baik berupa bantuan logistik atau bantuan sumber daya manusia.

“Nantinya bantuan kami bisa macam-macam kalau dibutuhkan, bisa berupa mobil tangki dikerahkan,” ujarnya.

Menurut Doni, upaya pencegahan merupakan cara terbaik dan sangat penting untuk dilakukan karena upaya ini relatif lebih mudah dan murah dibandingkan jika kita melakukan penanggulangan kebakaran yang sudah terjadi.

“Dalam konteks pencegahan, kerja sama dengan berbagai pihak sangat dibutuhkan sejak dini. Pelibatan satuan tugas gabungan, baik dari pemerintah, TNI, Polri, masyarakat dan dunia usaha dalam rangka mencegah dan penanggulangan karhutla merupakan alternatif penguatan untuk menambah efektivitas upaya-upaya yang dilakukan dalam rangka pencegahan dan penanggulangan karhutla,” jelasnya.

Doni mengharapkan terwujudnya kesamaan persepsi semua pihak terkait, khususnya di Provinsi Riau, Sumatera Selatan dan Kalimantan Barat dalam rangka penerimaan Satgas Gabungan Karhutla TNI. Oleh karena itu, BNPB akan memberikan pembekalan yang dilakukan di tiga provinsi tadi.

“Melalui pembekalan, sinergitas dan kerja sama dipersiapkan sejak awal sehingga akan memberikan pemahaman yang sama terhadap kesiapsiagaan dan pencegahan dalam menghadapi ancaman karhutla tahun ini,” ungkapnya.

Lihat juga...