PWRI Diharapkan Tetap Memberikan Kontribusi bagi Masyarakat

Editor: Satmoko Budi Santoso

DENPASAR – Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menegaskan, bahwa Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) adalah wadah mengaktualisasikan potensi, bakat dan semangat baru setelah menjalani masa purna tugas bagi para abdi negara.

Meski telah kembali kepada masyarakat namun para anggota PWRI tetap memikul tanggung jawab untuk tetap berpartisipasi membangun bangsa. Diharapkan tetap dapat berperan aktif dalam memberikan kontribusi terhadap program-program pembangunan daerah Bali dan masyarakat dengan memanfaatkan pengetahuan dan pengalaman ketika masih bertugas dulu.

“Saya mendorong apa pun yang bisa dilakukan kepada generasi muda dan warga masyarakat sekitarnya. Yang paling penting dengan adanya organisasi ini mereka bisa tetap saling berinteraksi dan berkomunikasi satu sama lain,” ujar Dewa Indra saat Pelantikan Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) masa bakti 2017-2022 di gedung Wiswa Sabha Utama, kantor Gubernur Bali, Denpasar, Jumat (10/5/2019).

Ditambahkan Dewa Indra, ia juga berharap agar program-program kerja pengurus yang terdahulu yang sudah terbukti mampu meningkatkan kesejahteraan anggota agar dilanjutkan.

Ke depan agar dibuat program kerja yang inovatif sehingga nantinya keberadaan PWRI sebagai organisasi para pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan semakin dapat dirasakan manfaatnya. Baik bagi anggota maupun bagi masyarakat.

Sementara itu, Penasehat PWRI Provinsi Bali, Ni Made Riasih, mengatakan, salah satu program PWRI bertujuan tercapainya kesejahteraan anggota Wredatama segenap pensiunan sipil melalui upaya peningkatan kesehatan, kemampuan hidup mandiri dan tetap bisa aktif berbakti dalam pembangunan keluarga, masyarakat serta berpartisipasi dalam pembangunan nasional.

Dijelaskannya, semangat pengabdian konsolidasi dan pengembangan organisasi telah dirintis sejak berdirinya PWRI 24 Juli 1962 oleh para anggotanya yang terus ditindaklanjuti sampai terbentuk kepengurusan di 34 provinsi.

“Untuk itu, PWRI mendukung para anggota untuk berpartisipasi dalam pembangunan nasional dan daerah sesuai dengan pengetahuan, keahlian dan keterampilan,” pungkasnya.

Lihat juga...