Polres Banyumas Gelar Operasi Keselamatan Lalu Lintas
Editor: Mahadeva
PURWOKERTO – Polres Banyumas menurunkan 180 personel untuk melakukan operasi keselamatan lalu lintas 2019. Personel tersebut merupakan gabungan dari beberapa fungsi yang dimiliki.
Operasi dilakukan serentak di pada beberapa titik, baik di Kota Purwokerto maupun di daerah pinggiran. Operasi kali ini memprioritaskan penindakan terhadap pelanggaran seperti penggunaan helm, sabuk pengaman, batas kecepatan kendaraan.

Termasuk jika ada pengemudi yang berada di bawah pengaruh minuman keras maupun narkoba. “Kita terjunkan 180 personel gabungan dari Polri, Dinas Pehubungan Banyumas dan lainnya. Sasaran, adalah semua bentuk pelanggaran, termasuk jika ada pengemudi sepeda motor ataupun mobil yang berkendara sambil menggunakan handphone serta tindakan lain yang berpotensi menyebabkan kerugian pada pengendara lain,” ungkap Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun, usai apel gelar pasukan operasi keselamatan lalu lintas candi 2019, Senin (29/4/2019).
Tujuan dari kegiatan tersebut untuk mendorong terciptanya keselamatan berlalulintas. Serta menekan angka pelanggaran dan dan kecelakaan lalu lintas. Angka kecelakaan lalu lintas, dilaporkan setiap tahun selalu mengalami peningkatan.
Operasi keselamatan lalu lintas kali ini, pelaksanaannya dilakukan secara simpatik. Pengguna jalan yang tidak tertib akan beri teguran. Tetapi, jika terjadi pelanggaran serius, maka akan dilakukan penindakan hingga pemberian surat Bukti Pelanggaran (Tilang).
Operasi digelar mulai Senin (29/4/2019), dan akan berlangsung hingga 12 Mei 2019. Pelaksanaan, dilakukan diseluruh wilayah Banyumas, termasuk di beberapa titik rawan kecelakaan.
Usai gelar pasukan, Satlantas Polres Banyumas langsung menggelar razia kendaraan di depan Mapolres Banyumas. Beberapa pengendara yang tidak menyalakan lampu kendaraan, diberi peringatan secara lisan.
Pengendara yang tidak membawa kelengkapan surat-surat kendaraan, langsung diberikan tilang. Hanya berselang sekira 30 menit, lokasi operasi berpindah ke titik lainnya, supaya bisa menjangkau sebagian besar pengguna jalan.