Perangkat Desa di Cianjur Menjadi Peserta BPJS TK

Ilustrasi - Foto: Istimewa/Dok CDN

CIANJUR – Seluruh perangkat desa di Kabupaten Cianjur yang berjumlah 360 orang tercatat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan (TK) Cianjur, Joko Sundoro, mengatakan, di 2019 seluruh perangkat desa yang ada di Cianjur sudah terdaftar sebagai peserta BPJS TK. Hal tersebut terwujud, setelah beberapa kali pihaknya melakukan sosialisasi terkait pentingnya jaminan sosial untuk pekerja.

“Sebelumnya kami melakukan beberapa kali sosialisasi secara bertahap, dan akhirnya seluruh perangkat desa di Cianjur mengikuti jaminan sosial tenaga kerja yang tercapai tahun ini. Sebagian besar perangkat tertarik untuk mendaftar karena berbagai manfaat yang mereka terima dari jaminan tersebut,” ujarnya.

Dengan menjadi peserta, perangkat desa mendapatkan jaminan ketika hal terjadi sesuatu yang tidak diinginkan menimpa mereka. Sehingga, pemegang jaminan atau ahli waris akan menerima manfaat dari kepesertaan tersebut. “Kita tidak pernah tahu kapan akan terjadi kecelakaan kerja atau meninggal dunia, sehingga perangkat desa harus memiliki jaminan sosial,” lanjutnya.

Dengan menjadi peserta, seluruh perangkat desa diharuskan membayar iuran setiap bulan. Setiap perangkat desa nantinya akan mendapatkan jaminan hari tua. “Terlaksanannya BPJS memang harus melibatkan perangkat desa secara langsung. Selanjutnya, perangkat desa akan melibatkan RT atau RW, karena setiap pekerjaan ada risikonya,” tandas Joko.

Sementara itu dari catatannya, hingga saat ini masih banyak perusahan di Cianjur, yang tidak memasukan karyawannya ke dalam BPJS Ketenagakerjaan. Sesuai ketentuan, seharusnya perusahaan mendaftarkan seluruh karyawannya menjadi peserta jaminan sosial ketenagakerjaan. “Kami mengimbau agar perusahaan yang belum mengikuti BPJS Ketenagakerjaan, dapat segera mendaftarkan karyawannya dalam jaminan sosial yang sudah ditunjuk langsung pemerintah,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...