Gubernur Sumbar Ingatkan CPNS yang Diangkat Beri Layanan Prima

Editor: Satmoko Budi Santoso

PADANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepada 826 orang Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemprov Sumatera Barat. Terlihat raut bahagia menaungi hati CPNS formasi tahun 2018 tersebut, yang berlangsung di Auditorium Gubernuran, Jumat (5/42019).

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, yang menyerahkan langsung SK kepada 826 orang itu,  terdiri dari 262 orang tenaga kesehatan, 511 guru dan 53 orang tenaga teknis. Ia berharap CPNS yang baru diangkat tersebut dapat bekerja dengan serius dan profesional.

“Kepada Anda saya berharap betul untuk mengikuti aturan bahwa dalam menjadi pegawai, pelayanan ke masyarakat yang prima adalah hal yang perlu dilakukan. Karena ke depan secara jenjang karir dari pegawai, bagi yang berkinerja baik, ke depan bisa menjadi pejabat,” ujar Irwan Prayitno, Jumat.

Ia menyebutkan, dari 826 orang itu bakal ditempatkan di berbagai tempat, seperti untuk tenaga kesehatan akan ditempatkan pada beberapa rumah sakit, seperti RSUD Pariaman, RS Ahmad Mochtar, RS HB Saanin, RS M Natsir dan RS Paru.

Sementara untuk guru akan tersebar pada berapa sekolah menengah atas, sekolah menengah kejuruan dan sekolah luar biasa di lingkungan Pemprov Sumatera Barat. Serta untuk tenaga teknis akan ditempatkan di Dinas Pengembangan Sumber Daya Air, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Tata Ruang Perumahan Permukiman dan Pertanahan, Badan Kepegawaian Daerah, Biro Organisasi, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pariwisata.

“Penerimaan CPNS ini belum semua dapat menutupi kekurangan pegawai di Pemprov Sumatera Barat, apalagi seperti dinas yang membutuhkan tenaga teknis, yang pensiun dari sana belum ada gantinya. Contohnya, Dinas ESDM, Pertanian, Peternakan, Perhubungan, dan beberapa dinas yang membutuhkan tenaga teknis lainnya,” katanya.

Untuk itu, kata Irwan, pihaknya akan terus mengusulkan kebutuhan pegawai di Sumatera Barat, namun untuk menentukan formasi tentu di tingkat pusat. Irwan berharap untuk kuota formasi ke depan pusat dapat meningkatkan jumlahnya.

Hal ini melihat dari kebutuhan pegawai di Sumatera Barat, karena sudah banyak pegawai yang pensiun dan memasuki masa pensiun.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Sumatera Barat, Yulitar, menyebutkan, jumlah pelamar CPNS di lingkup Pemprov Sumatera Barat tahun 2018 lalu sebanyak 12.565 orang dengan pelamar yang memenuhi syarat hanya 12.281 orang dan tidak mememuhi syarat sekitar 375 orang. Sementara untuk kebutuhan jumlah formasi ada sebesar 864.

“Jadi untuk kekurangan ini pada tahun 2019 kita usulkan untuk formasi di tingkat provinsi. Tentu CPNS yang diterima itu memiliki kinerja yang bagus, bukan sembarang orang. Maka BKD melakukan seleksi CPNS sebaik mungkin,” ungkapnya.

Menurutnya, jika memiliki PNS yang mempunyai kinerja bagus, akan berdampak baik bagi roda pemerintahan juga. Secara umum dapat berdampak kepada masyarakat juga, yakni melalui adanya pelayanan yang prima dari PNS kepada masyarakat.

Lihat juga...