Warga dan Sejumlah Unsur Perbaiki Tanggul Jebol Sungai Angin-Banyumas

Editor: Koko Triarko

BANYUMAS – Warga Grumbul Karet, Kelurahan Sumpiuh, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) Banyumas, Polsek Sumpiuh, Koramil Sumpiuh serta dinas terkait, bergotong-royong memperbaiki tanggul Sungai Angin yang jebol dan menyebabkan beberapa rumah warga tergenang banjir.

Perbaikan tanggul darurat ini dilakukan untuk mengantisipasi banjir susulan, sebab sampai saat ini cuaca masih terus mendung dan hujan terus mengguyur.

Komandan Tagana Banyumas, Ady Chandra, mengatakan, perbaikan tanggul yang jebol diakukan secara darurat, yaitu dengan penambalan menggunakan karung-karung berisi pasir. Pada sisi tanggul, juga diberi bambu berjejer untuk menahan karung pasir.

Komandan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Banyumas, Ady Chandra (kaos biru), tengah mamasang patok bambu untuk menahan karung pasir. -Foto: Hermiana E. Effendi

ʺPenanganan tanggul jebol baru dilakukan hari ini, sebab hujan terus menerus turun. Dan, sampai dengan Minggu malam kemarin, debit air Sungai Angin belum turun, bahkan alirannya masih cukup deras,ʺ katanya, Senin (28/3/2019).

Menurutnya, karung-karung tersebut disediakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, serta Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Banyumas. Tanggul yang jebol sepanjang kurang lebih 4 meter.

ʺSampai saat ini masih turun hujan, tetapi debit air Sungai Angin berangsur mulai turun, sehingga kita bisa melakukan penambalan dengan karung-karung berisi pasir dan tanah,ʺ tuturnya.

Menurut Ady Chandra, dampak dari jebolnya tanggul Sungai Angin ini juga sampai ke Grumbul Nusapule, Desa Nusadadi, Kecamatan Sumpiuh. Genangan air telah memenuhi pekarangan dan akses jalan masuk ke Grumbul Nusapule.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pemeliharaan Jalan dan Irigasi wilayah Sumpiuh, DPU Kabupaten Banyumas, Imam Pamungkas, mengatakan, lokasi tanggul Sungai Angin yang jebol sekarang berbeda dengan tanggul yang jebol tiga bulan lalu. Tanggul Sungai Angin yang jebol sekarang berada di sebelah selatan tanggul yang jebol sebelumnya.

Untuk tanggul yang jebol pada Januari, sampai saat ini masih menggunakan penambalan darurat dengan karung-karung pasir. Sebab, belum ada penanganan perbaikan secara permanen.

ʺKita sudah usulkan perbaikan tanggul Sungai Angin yang jebol bulan Januari lalu secara berjenjang kepada Balai Besar Wilayah Serayu Opak BBWSO) di Yogyakarta, karena memang menjadi kewenangan BBWSO, tetapi sampai saat ini belum ada tindak lanjut, sampai tanggul berikutnya juga jebol,ʺ tuturnya.

Lihat juga...