Karang Taruna Perkuat Kesetiakawanan
YOGYAKARTA – Wakil Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, mengharapkan pemuda-pemudi yang tergabung dalam Karang Taruna mampu membawa perubahan bagi penanggulangan masalah sosial dan kemanusiaan.
“Semoga Karang Taruna Bantul ke depan akan dapat membawa perubahan yang signifikan bagi penanggulangan masalah-masalah sosial dan kemanusiaan di Bantul, melalui peran pemuda-pemudi,” katanya, saat membuka acara Temu Karya Karang Taruna Bantul di Bantul, Sabtu (16/2/2019).
Ia menambahkan, selama ini Pemkab Bantul bangga dengan Karang Taruna yang telah menunjukkan kiprahnya yang nyata di dalam membantu pemerintah daerah menanggulangani permasalahan sosial dan kemanusiaan, melalui berbagai kegiatan di masyarakat.
Karena itu, lanjutnya, ke depan lembaga yang mewadahi pemuda dan pemudi di Bantul itu dengan program serta kepengurusan yang baru, dapat mengembangkan potensi pemuda dalam penanggulangan masalah sosial dan kemanusiaan.
“Karang Taruna juga dapat memperkuat kesetiakawanan sosial, semangat tolong-menolong dan gotong-royong untuk menjadi identitas dan budaya masyarakat Bantul, karang taruna merupakan spirit dalam membangun kepedulian pemuda terhadap lingkungan,” jelasnya.
Wabup juga mengemukakan, saat ini Kabupaten Bantul sedang berproses untuk mengejar cita-cita yang dituangkan dalam dokumen cita-cita masyarakat Bantul, yang tertulis di dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Bantul 2016 hingga 2021.
“Dalam RPJMD itu, kita sudah memiliki kesepakatan bahwa kita harus menuju pada terwujudnya masyarakat Bantul yang sehat, cerdas dan sejahtera, berdasarkan nilai keamanan dan kemanusiaan dalam wadah NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia),” terangnya.
Menurut dia, sebuah cita-cita yang sangat tinggi bahkan terlampaui tinggi untuk diraih dan diwujudkan, tetapi cita-cita memang demikian, agar segala program kegiatan dan gerak semua pihak dalam membangun harus diarahkan pada pencapaian cita-cita itu.
“Karena itu, Karang Taruna sebagai komponen penting di Bantul dan bangsa negara, sangat dinantikan kontribusinya dan peran nyata agar cita-cita dapat kita wujudkan,” katanya.
Wabup menambahkan, sangat bangga dengan komitmen karang taruna dalam membangun budaya gotong-royong, kesetiakawanan sosial dan kemandirian di lingkungan generasi muda. Itu sesuai dengan tema kegiatan ini, “mempersiapkan generasi mandiri yang bermartabat melalui sociopreneur”.
“Dengan tema ini, tentu akan membuka harapan baru, bahwa anak muda atau pemuda-pemudi bisa bersinergi dengan pemerintah dan komponem masyarakat yang lain, untuk bangun masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera,” ujarnya. (Ant)