JAYAPURA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Jayapura, Provinsi Papua, bersama koalisi kampus menggelar diskusi untuk mendorong masyarakat terutama pemilih milenial agar berpartisipasi sekaligus menyalurkan hak pilihnya pada Pemilu 2019.
“Diskusi ini terlaksana atas kerja sama dengan Bawaslu Kota Jayapura dengan koalisi kampus yang dibentuk Bawaslu Kota Jayapura dengan beberapa kampus di Jayapura,” kata Ketua Bawaslu Kota Jayapura, Frans Rumsarwir, di sela diskusi di Jayapura, Sabtu.
Frans mengatakan, koalisi kampus yang dibentuk oleh pihaknya di antaranya koalisi Kampus Universitas Cenderawasih (Uncen), STAIN Jayapura, STIKOM Jayapura, dan beberapa kampus lainnya di Jayapura.
“Kegiatan ini bermaksud untuk meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap Pemilu 2019. Momentum diskusi ini juga menjadi ajang untuk mengajak pemilih terutama pemilih milenial untuk ikut serta menyalurkan suaranya dalam pileg dan pilpres pada 17 April mendatang,” ujarnya pula.
Dia mengaku, pihaknya bersama koalisi kampus baru melaksanakan diskusi tersebut, dan ke depan akan terus dilakukan hingga pelaksanaan pemilu.
“Bawaslu Kota Jayapura bersama teman-teman koalisi kampus berencana akan membuat tiga buku tentang partisipasi masyarakat di Kota Jayapura pada pemilu kali ini,” katanya lagi.
Elvira Rumkabu, Sekretaris koalisi kampus menyatakan, memang Bawaslu dan koalisi kampus mempunyai suatu kegiatan yang dinamakan “ngopi jahe”.
Kegiatan “ngopi jahe” sebenarnya merupakan sebuah wadah diskusi antara koalisi kampus-Bawaslu dengan para mahasiswa.
“Jadi kita itu mau melihat bagaimana pandangan mahasiswa tentang pemilu, tentang pengalaman sebelumnya, apa yang mereka pikirkan tentang pemilu ke depan,” ujarnya lagi.
Menurut dia, hal itu penting dilakukan karena ternyata tren di kalangan anak muda di Tanah Air banyak dibahas soal golongan putih (golput).
“Untuk itu, kita mau lihat bagaimana pandangan anak-anak muda di Kota Jayapura tentang pemilu, apakah mereka masih optimis atau apatis, lalu bagaimana mereka mengidentifikasi masalah-masalah yang mereka lihat sendiri berdasarkan pengalaman mereka,” kata dia pula.
Ia menambahkan, diharapkan dengan diskusi ini ada rekomendasi yang akan dibuat untuk penyelenggara pemilu atau untuk masyarakat.
Koalisi kampus-Bawaslu Kota Jayapura terdiri dari Kampus USTJ, STIKOM Muhammadiyah Jayapura, Stisipol Silas Papare Jayapura, dan STIE Imel Mandiri. (Ant)