Produksi Ikan Air Tawar di Batanghari Tahun Ini Rendah

Ilustrasi -Dok: CDN
JAMBI – Produksi ikan air tawar di Kabupaten Batanghari, Jambi, sejak Januari hingga September 2018, baru mencapai 8.300 ton, padahal target total pada tahun ini 12.000 ton.
“Produksi ikan pada tahun ini terbilang cukup rendah, dibandingkan tahun sebelumnya, disebabkan musim kemarau terjadi pada awal tahun,” kata Kepala Bidang Produksi Perikanan Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Batanghari, Syofyan, Sabtu (24/11/2018).
Pada awal tahun 2018, musim kemarau menyebabkan keramba di sungai dan kolam kekeringan, sehingga sebagian pembudidaya ikan mengalami kegagalan panen.
Meski demikian, saat ini produksi ikan di daerah itu sudah mulai stabil. Dalam sehari, produksi ikan mencapai tujuh ton ikan nila, patin dan ikan lele.
Dari delapan kecamatan di Batanghari, ikan-ikan tersebut diproduksi di wilayah Kecamatan Pemayung dan Kecamatan Muarabulian.
Di Kecamatan Pemayung, budi daya ikan dilakukan dengan sistem kolam, sementara di Kecamatan Muarabulian menggunakan sistem keramba, dengan memanfaatkan air sungai Batanghari.
Saat ini, terdapat sekitar 1.000 unit keramba yang dikelola oleh kelompok-kelompok pembudidaya ikan di daerah itu.
Ikan-ikan yang diproduksi di daerah itu sebagian besar untuk pasar lokal, dan harga ikan di tingkat pembudidaya disesuaikan dengan jenis ikan. Nila per kilogram Rp27.000 dan ikan patin Rp15.000.
“Sebagian kecil juga dipasarkan ke Kabupaten Sarolangun, Bungo dan Kabupaten Merangin,” kata Syofyan. (Ant)
Lihat juga...