MANADO — Kegiatan pasar murah Natal diharapkan mampu menekan harga kebutuhan pokok tingkat pedagang di Provinsi Sulawesi Utara(Sulut), menjelang perayaan hari besar keagamaan tahun 2018.
“Biasanya jelang Natal akan ada peningkatan kebutuhan, dan terkadang harga juga ikut naik,” kata kepala Bidang perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut Hanny wajong di Manado, Selasa (27/11/2018).
Hanny mengatakan dengan adanya pasar murah Natal, diharapkan mampu menekan harga di pasaran sehingga tetap stabil.
“Pelaksanaan pasar murah Natal di setiap kabupaten dan kota di Sulut, dan paling banyak di Kota Manado,” jelasnya.
Harga jual kebutuhan pokok akan lebih rendah 10 hingga 20 persen dari harga normal. Karena itu, Hanny berharap masyarakat bisa memanfaatkan momentum ini.
Dia mengatakan untuk sejumlah titik pelaksanaan pasar murah Natal belum ditentukan karena masih akan rapat koordinasi dengan sejumlah distributor dan instansi terkait lainnya. Namun, katanya, dipastikan akan dipusatkan di lokasi padat penduduk yang akan merayakan Natal.
Ia menjelaskan dengan pasar murah pemerintah memberi kemudahan kepada masyarakat untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok.
Hanny mengatakan bahan kebutuhan pokok diperlukan masyarakat dalam menghadapi Lebaran, semuanya ada di pasar murah, antara lain beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, mentega dengan harga lebih murah dari pasar maupun swalayan.
Pasar murah selalu dilakukan setiap menjelang hari raya keagamaan baik Lebaran maupun Natal. (Ant)