Masuki Musim Hujan, Petani Lombok Mulai Semai Bibit Padi

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

LOMBOK — Memasuki musim hujan mulai dimanfaatkan oleh sebagian petani Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat untuk menyemai bibit padi.

“Musim hujan sudah tiba, makanya kita langsung semai bibit padi, supaya nanti bisa lebih cepat menanam,” kata petani Kabupaten Lombok Tengah, Mindri kepada Cendana News, Jum’at (16/11/2018).

Ia mengatakan, hujan yang mulai turun sejak satu minggu terakhir dinilai sebagai pertanda musim hujan telah tiba.

Ia menceritakan, musim hujan tahun ini sendiri mundur beberapa bulan dari tahun sebelumnya, sehingga mengakibatkan keterlambatan pada penanaman padi oleh petani, baik dengan pola tanam gogorancah (Gora) maupun jajar legowo.

“Kalau tahun lalu, bulan September hujan biasa sudah mulai turun dan petani sudah menanam padi, sekarang hujan baru turun bulan November,” katanya.

Dikatakan juga, sembari menunggu bibit padi yang disemai besar dan siap ditanam, lahan sawah terlebih dahulu diolah menggunakan mesin traktor, sehingga nanti pas umur bibit padi yang disemai tinggal ditanami.

Alwan, petani lain berharap supaya musim tanam tahun ini, intensitas hujan turun normal, kebutuhan pengairan tanaman pertanian nantinya bisa tercukupi sehingga pertumbuhan berlangsung dengan baik.

“Kalau pertumbuhan lancar, jelas akan berdampak terhadap hasil panen akan melimpah,” katanya.

Ditambahkan, musim kemarau tahun ini jauh lebih panjang, hampir enam bulan lebih hujan tidak pernah turun, mengakibatkan embung penampung air yang ada mengering, termasuk tanaman dan rerumputan.

Lihat juga...