Dinamika Inovasi Dunia Digital Kreatif di Kota Malang
Editor: Satmoko Budi Santoso
MALANG – Puluhan inovasi Kota Malang di bidang digital ditampilkan dalam Gelaran Start Up Singo Edan (Stasion) Festival. Semua pemangku kepentingan industri kreatif turut dihadirkan untuk menentukan strategi ekosistem digital kreatif di Kota Malang.
Ketua Stasion, M. Miftahul Huda, menyebutkan, industri kreatif digital di Indonesia saat ini sedang melalui tahap pembentukan jati diri, termasuk di Kota Malang. Para pelaku di dalamnya sedang menentukan perannya masing-masing sambil mencoba untuk terus berkarya.
“Untuk itu kami dari Stasion mengadakan event kolaborasi dengan berbagai stake holder yang ada untuk membuat industri digital kreatif di Indonesia mulai dari sejak kuliah hingga siap untuk terjun ke bisnis digital kreatif yang sebenarnya,” jelasnya, dalam acara Stasion Festival, Sabtu (17/11/2018).
Disebutkan Mifta, Stasion merupakan komunitas start up lokal yang dibentuk untuk menjadi motor penggerak industri bisnis digital dan teknologi di Kota Malang. Memiliki visi dan misi menumbuhkan seratus perusahaan start up aktif di Kota Malang pada 2020.
Menurutnya, bisnis dalam industri tersebut sudah mulai dijalankan oleh orang-orang yang cukup berani untuk mencoba mendulang rupiah dari kegiatan menjual produk digital.
Untuk mendukung hal tersebut, Stasion berinisiatif membuat serangkaian kegiatan yang melibatkan semua pemangku kepentingan industri kreatif.
“Dalam kegiatan ini mempertemukan lima stake holder penta helix penyusun ekosistem Kota Malang mulai dari akademsi 23 kampus IT, pebisnis, komunitas, pemerintah dan media untuk duduk bersama menentukan strategi yang tepat. Event ini juga memberikan sesi berbagi pengetahuan dari para praktisi, mulai dari nasional sampai lokal,” tandasnya.
Diharapkan event ini bisa diselenggarakan setiap tahun sehingga bisa menjadi ciri khas Kota Malang di bidang teknologi.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji, menyambut baik kegiatan yang diadakan Stasion.
Menurutnya, dengan kegiatan Station Festival diharapkan start up baru bermunculan.
“Harapannya bisa muncul start up baru untuk memunculkan kreativitas anak muda yang berbasis pada ekonomi kreatif. Saya tantang anak-anak muda di Kota Malang untuk terus berkreasi, karena hanya orang yang kreatif dan inovatif saja yang bisa menguasai dan bertahan di era sekarang,” tegasnya.
Untuk mendukung hal tersebut, disampaikan Sutiaji, pemerintah Kota Malang tengah bersiap membangun rumah kreatif yang akan dibangun secara bertahap pada 2020. Stasion Festival sendiri digelar selama dua hari, 17-18 November 2018.