Lopetegui Dipecat, Solari Berpeluang Ikuti Jejak Zidane
Editor: Satmoko Budi Santoso
MADRID – Real Madrid akhirnya memecat pelatih Julen Lopetegui. Hanya, Antonio Conte yang diharapkan menjadi suksesor Lopetegui belum memberi kepastian. Untuk mengisi kekosongan kursi pelatih, Madrid menunjuk pelatih Madrid Castilla, Santiago Solari, sebagai pelatih sementara.
Lopetegui dipecat menyusul pencapaian buruk Madrid di La Liga. Puncaknya dalam duel El Clasico di Camp Nou, Madrid dibantai Barcelona 1-5. Keputusan pemecatan pelatih berusia 52 ini berdasarkan hasil pertemuan dewan direksi, belum lama ini.
“Mengingat tanggung jawab di level tertinggi, keputusan diambil mengikuti dinamika yang terjadi di tim pertama. Apalagi semua target di musim ini masih memungkinkan untuk dicapai,” demikian pernyataan resmi dari klub.
“Dewan direksi melihat tidak adanya proporsi antara kualitas tim dan hasil yang dicapai. Padahal saat ini ada delapan pemain Madrid yang masuk nominasi Golden Ball tahun ini. Pencapaian ini tak pernah terjadi dalam sejarah klub,” sambung pernyataan klub, “Klub juga berterima kasih kepada Julen Lopetegui dan seluruh jajaran pelatih atas usaha dan kerja kerasnya. Kami berharap mereka meraih sukses dalam karier profesionalnya. Kami secara resmi menetapkan Santiago Solari menjadi pelatih tim pertama mulai Selasa ini.”
Lopetegui hanya melatih Madrid selama empat setengah bulan. Secara pribadi, ia juga mencatat rekor buruk karena dalam satu tahun dirinya dipecat dua kali. Sebelumnya, dia diberhentikan sebagai pelatih tim nasional Spanyol sebelum pelaksanaan Piala Dunia 2018.
Lopetegui dipecat karena melakukan negosiasi dengan Madrid untuk jabatan sebagai pelatih. Padahal saat itu dia masih berstatus pelatih timnas.
Selama ditangani Lopetegui, Madrid mengalami penurunan prestasi. Kekalahan dari Barca merupakan yang keempat dari enam pertandingan berturut-turut di kompetisi domestik. Akibatnya, Los Blancos terpuruk di peringkat sembilan.
Lopetegui sendiri berharap Madrid meraih sukses setelah ditangani pelatih lain. “Saya mengucapkan terima kasih kepada klub yang telah memberi kesempatan kepada saya. Dan, saya juga berterima kasih kepada semua pemain dan staf klub yang sudah memberikan yang terbaik. Saya berharap klub meraih sukses di sisa kompetisi ini,” ujar Lopetegui.
Sebagai pengganti Lopetegui, Madrid masih berharap kepada Conte. Hanya, eks pelatih Chelsea ini ternyata belum memberi kepastian. Sambil menunggu jawaban dari Conte, Madrid memberi durasi waktu selama dua pekan kepada Solari. Tugas pertama eks pemain Madrid ini adalah menghadapi tim dari Divisi Tiga Melilla di ajang Copa de Rey, Rabu (31/10/2018).
Menariknya, tidak menutup kemungkinan Solari mengikuti jejak Zinedine Zidane. Eks pelatih yang membawa Madrid menjadi juara Liga Champions tiga musim berturut-turut ini naik jabatan setelah sebelumnya menangani tim Castilla.
Menggantikan Rafael Benitez, pelatih asal Prancis ini ternyata sukses melakukan debut saat Madrid membantu Deportivo la Coruna 5-0. Di laga El Clasico, Madrid mengalahkan Barca 2-1 di Camp Nou.
Madrid pun akhirnya batal mencari pelatih anyar dan menyerahkan sepenuhnya tugas berat itu kepada Zidane. Bila Solari melakoni debut secara mulus di Copa del Rey dan La Liga, tidak menutup kemungkinan dia menjadi pelatih tetap. Terutama bila Madrid kesulitan memboyong Conte.