Harga Bahan Bangunan di Palembang Bergerak Naik

Ilustrasi kayu bahan bangunan - Dokumentasi CDN

PALEMBANG – Harga bahan bangunan di Kota Palembang, Sumatera Selatan, di September 2018 bergerak naik. Sejumlah pihak menyebut, kondisi itu sebagai dampak melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, akhir-akhir ini.

“Bahan bangunan sebagian besar diimpor, dalam kondisi nilai tukar rupiah cenderung melemah akhir-akhir ini, memicu terjadinya kenaikan harga barang tersebut,” kata Tinus, pedagang bahan bangunan di kawasan Makrayu Palembang, Selasa (11/9/2018).

Dia menjelaskan, kenaikan harga bahan bangunan bervariasi, mulai dari Rp2.000 hingga Rp20.000 per produk. Sebagai gambaran, harga semen saat ini Rp54.000 per zak, sementara dua pekan sebelumnya hanya Rp52.000 per zak. Besi mengalami kenaikan Rp5.000 per batang, biasanya besi ukuran delapan milimeter dijual Rp42.000 per batang, kini dijual Rp47.000 per batang.

Selain dipengaruhi pelemahan nilai tukar rupiah, kenaikan harga bahan bangunan dipengaruhi juga peningkatan permintaan bahan bangunan. Hal itu terjadi seiring mulai berjalanya sejumlah proyek pembangunan milik pemerintah. “Utuk mencegah terjadinya kenaikan harga yang lebih tinggi dan memenuhi permintaan masyarakat, pedagang terus menambah stok berbagai bahan bangunan yang dibutuhkan masyarakat, dan pelaksana proyek pembangunan pemerintah,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...