Tanaman Hias Sukabumi Tembus Pasar Ekspor

Tanaman hias, ilustrasi -Dok: CDN

SUKABUMI – Beberapa jenis bunga hias, yang diproduksi petani asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mampu menembus pasar luar negeri. Salah satu yang menjadi andalan adalah bunga Krisan.

“Salah satu bunga yang menjadi andalan adalah krisan (Chrysantemum). Bibitnya bisa menembus ekspor hingga ke Jepang,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Dedah Herlina di Sukabumi, Minggu (19/8/2018).

Kabupaten Sukabumi memiliki kawasan bunga dan daun potong yang memproduksi florikultura atau tanaman hias. Produknya seperti krisan, anggrek, dracena, sedap malam, philodendron, dan anthurium. Pasarnya selain domestik dan juga internasional. Produksi bunga krisan, setiap tahun rata-rata mencapai 15 juta tangkai. Hasil tersebut ditunjang luas lahan yang mencapai 20 hektare. Bunga krisan ditanam di 400 unit green house (GH), dengan luas rata-rata setiap GH mencapai 500 meter persegi. GH tersebut tersebar di Kecamatan Sukaraja, Sukabumi, Cicurug, dan Cidahu.

Budi daya bunga krisan di Sukabumi berlangsung dengan mudah. Tanaman tersebut dikembangkan dengan cara stek. Upaya tersebut sangat terdukung oleh kondisi tanah di Sukabumi yang cocok untuk komoditas florikultura. Untuk mendongkrak produksi bunga hias tersebut, pemerintah daerah setempat, membina 22 kelompok tani, yang anggotanya mencapai 15-20 orang.

Tingginya permintaan untuk ekspor menjadi peluang bagi peningkatan pendapatan petani. “Omzet yang didapatkan petani dari memproduksi bunga hias khususnya jenis krisan ini cukup menjanjikan. Bahkan, pada waktu tertentu seperti Idul Fitri dan Natal omzetnya berlipat ganda,” tambahnya.

Dedah mengatakan, berbagai upaya dilakukan untuk mendongkrak pendapatan petani, selain dengan memberikan bantuan modal, pupuk maupun bibit. Pemerintah juga membantu pemasaran dan mempermudah perizinan ekspor. (Ant)

Lihat juga...