Jalur Penghubung Trans Sulawesi Rawan Kecelakaan

Ilustrasi [ME. Bijo Dirajo]

PALU — Jalur penghubung Trans Sulawesi ke Kota Palu yang lebih dikenal sebagai poros jalan “Kebun Kopi” rawan kecelakaan sehingga perlu mendapat perhatian dari para pengendara sepeda motor maupun mobil.

Kepala Bidang Darat, Keselamatan, dan Perkeretaapian Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tengah, Sumarno mengingatkan, para pengendara yang melintas di jalur itu untuk lebih berhati-hati.

Apalagi, kata dia, saat musim hujan seperti sekarang ini, badan jalan licin dan terdapat banyak titik longsor.

Jalan nasional tersebut saat ini sedang dalam tahap perbaikan oleh instansi terkait sehingga perlu diwaspadai para sopir atau pengendara kendaraan bermotor.

Beberapa waktu lalu, kata Sumarno, sebuah mobil tergelincir dan terbalik saat melintasi jalur tersebut.

“Untung saja tidak ada korban jiwa, kecuali mobil rusak,” katanya di Palu, Kamis (5/7/2018).

Mobil yang terbalik tersebut diduga kuat tergelincir karena badan jalan licin dan jalur “Kebun Kopi” atau poros Taweli-Toboli banyak tikungan tajam.

Sepanjang ruas jalan penghubung Trans Sulawesi ke Kota Palu, Ibu Kota Provinsi Sulteng itu, terdapat lebih dari 300 tikungan tajam.

Oleh karena itu, katanya, dibutuhkan konsentrasi pengendara dengan laju kendaraan perlu dikurangi guna menghidari terjadinya kecelakaan yang diakibatkan oleh kelalaian pengendara.

Sumarno juga mengatakan setelah arus balik Lebaran, di jalur “Kebun Kopi” kembali diterapkan sistem buka-tutup jalan.

Sistem buka-tutup jalan di kawasan itu, katanya, karena ada lanjutan pekerjaan perbaikan jalan. [Ant]

Lihat juga...