DP3KB Biak Dorong Peningkatan Sekolah Ramah Anak
BIAK – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DP3KB) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Biak Numfor, Papua mendorong peningkatan jumlah sekolah ramah anak di wilayah itu.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Biak, Evie Pakdawer di Biak, Sabtu, mengatakan, program sekolah ramah anak menjadi komitmen bersama Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan serta mendapat dukungan Kementerian Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak.
“Kami juga mengajak organisasi nonpemerintah untuk ikut konsen mendukung penambahan sekolah layak anak di Kabupaten Biak Numfor,” ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Biak, Evi Pakdawer, menanggapi program sekolah ramah anak.
Ia menyebut, konsep Sekolah Ramah Anak didefinisikan sebagai program untuk mewujudkan kondisi aman, bersih, sehat, peduli, dan berbudaya lingkungan hidup.
Serta sekolah mampu menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak dari kekerasan, diskriminasi, dan perlakuan salah lainnya. Selama anak berada di satuan pendidikan dan serta mendukung partisipasi anak terutama dalam perencanaan, kebijakan, pembelajaran, dan pengawasan.
“Sekolah ramah anak untuk mengondisikan sebuah sekolah menjadi nyaman bagi anak, serta memastikan sekolah memenuhi hak anak dan melindunginya karena sekolah menjadi rumah kedua bagi anak,” harap Evie Padkawer.
Berdasarkan data pada tahun 2017 telah ditetapkan lima sekolah ramah anak tersebar di empat distrik, yakni distrik Biak Kota SMA Negeri 1, Distrk Samofa SMP Negeri 2, Distrik Yendidori SD YPK Urfu serta dua sekolah di wilayah Distrik Biak Utara yakni SD Inpres Amparu dan SD Saukobye. (Ant)